Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, secara resmi melepas keberangkatan program mudik gratis Pulang Basamo 2026 gelombang pertama di halaman Gedung DPR/MPR RI, Minggu (8/3/2026).
Sebanyak 100 bus diberangkatkan pada tahap awal untuk mengantar para perantau Minang dari Jakarta menuju berbagai daerah di Sumatera Barat. Sementara itu, gelombang kedua yang dijadwalkan berlangsung pekan depan akan menambah 150 bus lagi.
Ribuan perantau Minang memadati lokasi pelepasan dengan suasana meriah dan penuh kehangatan. Acara semakin semarak dengan penampilan artis Minang, seperti Ratu Sikumbang dan Eja SM, yang menghibur para peserta sebelum keberangkatan.
Andre Rosiade bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta secara simbolis melepas rombongan bus yang membawa para perantau kembali ke kampung halaman. Program mudik bersama ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat perantau Minang yang setiap tahun menantikan kegiatan tersebut.
Pada tahun ini, Andre Rosiade sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat menyediakan total 250 bus gratis bagi para perantau yang ingin pulang kampung menjelang Lebaran. Program ini telah berjalan selama empat tahun sejak pertama kali diluncurkan pada 2023.
Menurut Andre, kapasitas program terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada awal pelaksanaan hanya tersedia 75 bus, kini jumlahnya bertambah menjadi 250 bus. Peningkatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk membantu masyarakat Sumatera Barat di perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Ia juga menyebutkan bahwa program Pulang Basamo sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada kader Partai Gerindra agar terus bekerja nyata dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Program ini diharapkan menjadi tradisi positif yang mempererat hubungan para perantau dengan kampung halaman,” ujar Andre yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Di tengah kemeriahan kegiatan tersebut, Andre turut menyoroti kondisi ekonomi Sumatera Barat yang saat ini berada di posisi kedua terendah di Pulau Sumatera dengan pertumbuhan sekitar 3,3 persen, sementara inflasi mencapai 6 persen. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi daya beli masyarakat, bahkan menunjukkan kecenderungan meningkatnya angka kemiskinan sekitar 3 persen.
Karena itu, ia berharap para perantau yang pulang tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi daerah. Menurutnya, kehadiran perantau saat Lebaran dapat menggerakkan ekonomi lokal, mengingat remitansi atau kiriman uang dari perantau Minang diperkirakan mencapai Rp20 triliun setiap tahun.
Program Pulang Basamo 2026 terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian, hingga dukungan Danantara dan perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Para peserta juga mendapatkan fasilitas bus gratis lengkap dengan makanan ringan serta paket berbuka puasa selama perjalanan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menyiapkan pengamanan jalur mudik serta agenda penyambutan khusus bagi para perantau yang tiba di daerah, termasuk tradisi makan bajamba sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang pulang kampung.
Andre berharap kerja sama lintas pihak tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, program mudik gratis Pulang Basamo 2026 dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan pada 8 Maret, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 15 Maret mendatang.
Secara keseluruhan, sekitar 12 ribu pemudik mengikuti program ini. Pada gelombang pertama, mayoritas peserta merupakan mahasiswa, sedangkan gelombang kedua didominasi oleh para pekerja.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta juga memberikan arahan langsung kepada para pengemudi bus dan peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Ia mengingatkan seluruh sopir untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum menempuh perjalanan jauh menuju Sumatera Barat.
Gatot menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Para sopir diminta tidak memaksakan diri jika merasa lelah dan dianjurkan beristirahat di titik-titik yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.
Selain itu, para penumpang juga diimbau menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan.
“Polda Sumbar bersama jajaran kepolisian di berbagai daerah telah menyiapkan pengamanan terpadu untuk memastikan perjalanan para perantau berjalan aman dan lancar hingga tiba di kampung halaman. Kami berharap seluruh peserta mudik dapat sampai dengan selamat dan menikmati momen Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.(des*)






