TSR Pemko Pariaman Serukan Dukung Program RISALAH
Kota Pariaman – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Masjid Al Furqan, Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Kamis malam (5/3/2026) atas kedatangan rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat.
Di malam ketiga sekaligus penutup rangkaian kegiatan TSR Pemko Pariaman tahun 1447 H/2026 M, kembali mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui kunjungan langsung ke tengah jamaah.
Rombongan TSR II yang dipimpin oleh Wawako Pariaman diwakili Kepala Bappeda Adi Junaidi.
Turut hadir dalam rombongan TSR tersebut penceramah Kepala Kankemenhaj Syaiful Azmi, Staf ahli, kepala OPD, sekretaris, camat, kepala bidang, serta anggota tim lainnya.
Dalam sambutannya, Adi Junaidi menegaskan bahwa kegiatan TSR merupakan agenda tahunan Pemko Pariaman yang memiliki makna penting sebagai jembatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat hadir langsung di tengah warga sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan daerah.
“Kegiatan TSR yang kita laksanakan setiap tahun selain menjadi sarana ibadah, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat,” ujar Adi Junaidi di hadapan jamaah.
Ia juga menjelaskan bahwa pada masa kepemimpinan Yota Balad dan Mulyadi, Pemko Pariaman telah meluncurkan sejumlah program unggulan yang berfokus pada pembangunan karakter masyarakat.
“Salah satu program yang menjadi pondasi utama adalah Program Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh dan Berakhlak), yang di dalamnya terdapat gerakan Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau, serta Pesantren ASN” tuturnya.
Menurutnya, pembangunan akhlak menjadi dasar utama sebelum memperkuat kualitas sumber daya manusia masyarakat.
Jika nilai keimanan dan akhlak telah tertanam sejak dini, mulai dari anak-anak, remaja hingga aparatur pemerintah, maka Kota Pariaman diharapkan mampu menjadi daerah yang religius dan sejahtera dalam lima tahun ke depan.
“Setelah pondasi moral dibangun, pemerintah juga memperkuat kualitas pendidikan melalui program SAGA SAJA Plus (Satu Keluarga Satu Sarjana),” jelas Adi.
Program ini, sambung Adi Junaidi, ditujukan bagi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.
Ia menyebut bahwa pada tahun pertama pemerintahan Balad-Mulyadi, lebih dari 80 generasi muda Kota Pariaman telah diberangkatkan untuk kuliah di berbagai perguruan tinggi di luar daerah maupun di Sumatera Barat.
Selain itu, kata Kadis Dukcapil itu, pemerintah juga menghadirkan berbagai program pendukung lainnya. Seperti bimbingan belajar sekolah kedinasan bagi keluarga kurang mampu, program Satu Keluarga Satu Industri Rumah Tangga, hingga pemberian asuransi kesehatan dan keselamatan kerja bagi lembaga adat, lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan, serta para petugas keagamaan.
Di akhir kegiatan, Adi Junaidi mengingatkan bahwa keberhasilan seluruh program pembangunan tidak akan terwujud tanpa dukungan masyarakat.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program unggulan Pemerintah Kota Pariaman demi kemajuan daerah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, dalam kunjungan TSR Pemko Pariaman ini juga menyerahkan bantuan sebesar Rp7,5 juta kepada pengurus Masjid Al Furqan Desa Rawang. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan dan aktivitas keagamaan di masjid tersebut.(mak).






