15 KK Warga Kota Pariaman Terima Dana BSSE 2026 senilai Rp120 Juta

Kota Pariaman – Suasana haru menyelimuti ruang rapat Balai Kota Pariaman, Rabu (4/3/2026). Di ruangan itu, harapan yang sempat tenggelam bersama banjir dan longsor pada akhir November 2025 perlahan kembali menyala.

Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) bagi warga yang rumah dan kehidupannya sempat porak-poranda diterjang bencana.

Sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat menerima bantuan secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

Bantuan tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial RI yang penyalurannya dipercayakan kepada PT Pos Indonesia Cabang Pariaman.

Di hadapan para korban bencana, Yota Balad menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar angka dalam bentuk uang, melainkan bentuk kepedulian nyata negara terhadap warganya yang sedang berjuang bangkit dari musibah.

Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp8 juta untuk membantu memulihkan kehidupan mereka.

“Alhamdulillah Bapak dan Ibu yang terdampak banjir dan longsor hari ini menerima bantuan dari Kemensos RI masing-masing sebesar delapan juta rupiah. Dana ini terdiri dari tiga juta rupiah untuk isian rumah dan lima juta rupiah untuk pemulihan ekonomi keluarga,” ujar Yota Balad.

Ia menjelaskan, bantuan untuk isian rumah dapat digunakan masyarakat membeli kembali perabotan yang rusak, hilang, atau hanyut saat bencana melanda.

Sementara bantuan pemulihan ekonomi diharapkan menjadi modal awal bagi keluarga korban untuk memulai kembali usaha kecil yang sempat terhenti akibat bencana.

Menurut Yota Balad, program BSSE Tahun 2026 ini merupakan bukti bahwa pemerintah pusat tidak menutup mata terhadap penderitaan masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus membantu warga kembali menjalani kehidupan secara normal.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Pariaman.

Yota Balad pun mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak sesuai dengan tujuan utamanya, yakni memulihkan kehidupan dan memperkuat ekonomi keluarga pascabencana.(mak).