Jambi, fajarharapan.id – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Abdullah Sani mengajak semua pihak untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas untuk mewujudkan ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Gerakan Pasar Murah Serentak Provinsi Jambi, dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, bertempat di Citraland NGK, Kota Jambi, Jumat (13/02/2026) pagi.
Wagub menyampaikan bahwa Stabilitas harga bahan pokok merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.
“Saat ini pemerintah melaksanakan langkah-langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok, salah satunya, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak yang dilaksanakan hari ini,” ujar Abdullah Sani.
Menurutnya, Pemerintah Pusat maupun daerah memiliki tugas untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
“Untuk itu pemprov sangat apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berkontribusi mendukung penyelenggaraan kegiatan pasar murah ini,” lanjutnya.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jambi Nomor 05/02/15/Th. XX tanggal 02 Februari 2026, pertumbuhan laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada Januari 2026 sebesar 3,35% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,98. Penyumbang utama inflasi Januari 2026 secara y-on-y adalah Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan andil sebesar 1,39%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik; Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainya dengan andil sebesar 0,38%. Komoditas utama inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan; dan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil sebesar 0,45%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah daging ayam ras, sigaret kretek mesin (SKM), telur ayam ras, kangkung, bayam dan serai.
Sementara, berdasarkan BRS BPS Provinsi Jambi Nomor 09/02/15/Th. XX tanggal 05 Februari 2026, produksi beras Januari-Desember 2025 mencapai 212,76 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 30,88% dibanding 2024. Potensi produksi beras pada 3 bulan setelahnya (Jan-Mar 2026) sekitar 57,40 ribu ton atau naik sebesar 11,21% dibandingkan Jan-Mar 2025.
“Untuk menjaga daya beli masyarakat, keterjangkauan harga, bahan pangan, dan menekan inflasi daerah, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah untuk mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya.
Selanjutnya dikatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, wagub mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk melaksanakan ibadah bulan Ramadhan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha bdalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kota Jambi selama bulan Ramadhan ini setiap minggunya akan melaksanakan pasar murah untuk Masyarakat.
“Selain itu, inisiatif ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memastikan akses pangan terjangkau dan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya golongan kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Wawako Diza.***/kaz






