TSR Wawako Mulyadi Bawa Program, Warga Pakasai Pariaman Timur Menunggu Bukti

Kota Pariaman – Malam kedua pelaksanaan Tim Safari Ramadhan (TSR) 1447 H/2026 M menjadi panggung pertemuan antara janji dan harapan. Di Masjid Raya Desa Pakasai, Kecamatan Pariaman Timur, Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman Mulyadi memimpin langsung TSR Tim II Pemerintah Kota Pariaman, Selasa (3/3/2026) malam.

Di hadapan jamaah yang memenuhi saf, ia berbicara tentang komitmen, tentang kerja, dan tentang lima tahun yang sedang berjalan.

“Ramadhan inilah momen kami bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat,” ujar Mulyadi. Baginya, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan perekat hubungan antara pemerintah dan warga.

Di ruang ibadah itu, suara pemerintah dan aspirasi rakyat berkelindan, tanpa sekat protokoler yang kaku.

Ia kemudian mengurai program unggulan duet kepemimpinan Balad–Mulyadi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Program Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh dan Berakhlak) dengan gerakan Satu Keluarga Satu Hafiz.

Program ini, katanya, telah digerakkan secara intens di lingkungan masyarakat, sekolah hingga keluarga, sebagai fondasi membangun generasi religius dan berkarakter.

Di bidang pendidikan, Pemko Pariaman mengklaim telah menyalurkan seragam sekolah gratis bagi seluruh siswa kelas I SD se-Kota Pariaman. Tak berhenti di sana, Program SAGA SAJA (Satu Keluarga Satu Sarjana) PLUS untuk keluarga kurang mampu juga telah berjalan.

Tahun pertama pemerintahan mereka, lebih dari 80 anak Pariaman disebut telah menempuh kuliah, baik di luar Jawa, di Sumatera Barat, maupun di kampus yang ada di Kota Pariaman sendiri.

Tak hanya menyentuh pendidikan, Mulyadi juga menyinggung Program Asuransi Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi lembaga adat dan kemasyarakatan desa/kelurahan.

Mulai dari urang tuo, bundo kanduang, kepalo mudo, cadiak pandai, ketua pemuda, hingga imam, khatib, labai dan guru MDA/TPA, disebut sebagai garda terdepan yang layak mendapat perlindungan. “Merekalah penjaga nilai dan pendidikan agama di tengah masyarakat,” tegasnya.

Namun ia juga mengakui, sehebat apa pun program yang dicanangkan tak akan berarti tanpa dukungan kolektif.

Mulyadi meminta seluruh stakeholder. Tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, hingga pemuda-pemudi agar bersatu menyukseskan agenda pembangunan Kota Pariaman semakin maju dalam lima tahun ke depan.

Sebagai penutup kunjungan, bantuan sebesar Rp7,5 juta diserahkan kepada Ketua Masjid Raya Pakasai, Afriwandi. Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Yogi Firman, turut menyerahkan Al-Qur’an, didampingi Kepala Desa Pakasai dan rombongan TSR Tim II yang terdiri dari Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pariaman Syaiful Azmi, staf ahli, kepala OPD, camat, hingga jajaran lainnya.

Di bawah cahaya lampu masjid, janji-janji itu melayang bersama doa, dan warga Pakasai kini menunggu bagaimana semuanya benar-benar diwujudkan.(mak).