Manchester, fajarharapan.id – Manchester City kembali menunjukkan konsistensinya dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Menjamu Newcastle United pada Minggu (22/2/2026) WIB, The Citizens mengamankan kemenangan tipis 2-1 lewat penampilan gemilang Nick O’Reilly.
Manchester City raih tiga poin. Ini menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi pasukan Pep Guardiola. Tambahan angka tersebut membuat City terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen. City kini mengoleksi 56 poin dari 27 laga, hanya terpaut dua angka dari Arsenal. Sementara Newcastle masih tertahan di papan tengah dengan 38 poin.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. City tampil agresif dengan penguasaan bola dominan dan tekanan konstan ke lini pertahanan tim tamu. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-14.
Berawal dari intersepsi di lini tengah, Omar Marmoush membawa bola masuk ke sepertiga akhir lapangan sebelum melepas umpan mendatar ke arah O’Reilly. Tanpa ragu, gelandang muda tersebut melepaskan sepakan kaki kanan dari tepi kotak penalti yang tak mampu dibendung Nick Pope. Stadion bergemuruh menyambut gol pembuka tersebut.
Namun keunggulan City tak bertahan lama. Newcastle menunjukkan respons cepat lewat skema bola mati. Dari situasi sepak pojok, bola liar di luar kotak penalti disambar Lewis Hall dengan sepakan mendatar yang menembus kepadatan pemain dan mengecoh Gianluigi Donnarumma. Skor kembali imbang 1-1.
City tak kehilangan momentum. Tekanan kembali dilancarkan, khususnya dari sektor kanan yang diisi Antoine Semenyo dan Erling Haaland. Pada menit ke-26, kombinasi keduanya menghasilkan umpan silang terukur ke dalam kotak penalti. O’Reilly yang berhasil lepas dari kawalan bek langsung menyambut bola dengan sundulan terarah ke sudut jauh. Pope hanya terpaku melihat bola bersarang di gawangnya. City kembali unggul 2-1.
Setelah itu, laga tetap berjalan terbuka. City nyaris memperlebar jarak ketika Marmoush kembali mengirim umpan matang ke depan gawang, tetapi O’Reilly gagal menjangkaunya untuk mencetak gol ketiga.
Newcastle sempat mencetak gol balasan lewat sundulan Dan Burn menyambut tendangan bebas. Namun harapan mereka pupus karena wasit menganulir gol tersebut akibat posisi offside.
Memasuki babak kedua, intensitas tetap terjaga meski peluang tak sebanyak di paruh pertama. Newcastle mencoba memanfaatkan bola mati untuk menciptakan ancaman. Tendangan bebas Lewis Hall sempat mengarah ke gawang, tetapi hanya mengenai sisi luar jaring.
City merespons lewat skema serangan cepat. Umpan Erling Haaland diteruskan Bernardo Silva kepada Semenyo yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Sayang, sepakan Semenyo masih mampu diamankan Pope.
Menjelang akhir pertandingan, Newcastle berusaha menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun lini pertahanan City tampil disiplin dan mampu meredam setiap serangan. Bahkan di masa tambahan waktu, Pope harus bekerja keras menggagalkan peluang dari Abdukodir Khusanov untuk menjaga selisih gol tetap tipis.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tak berubah. City pun mengunci kemenangan penting di tengah persaingan papan atas yang semakin ketat. Dengan performa yang terus menanjak dan kontribusi besar dari pemain muda seperti O’Reilly, The Citizens memberi sinyal kuat bahwa mereka belum menyerah dalam perebutan gelar musim ini.(*)






