Sumbar  

Sekda Sumbar Jelaskan Rencana Strategis untuk Tanah Datar

Sekda Sumbar Jelaskan Rencana Strategis untuk Tanah Datar
Sekda Sumbar Jelaskan Rencana Strategis untuk Tanah Datar

Tanah Datar – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Seldaprov Sumbar), Arry Yuswandi melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Al Faizin Pincuran Tujuh, Kecamatan Limau Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Jumat malam (21/02/2026). Kunjungan tersebut menjadi Safari Ramadan perdana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Tanah Datar tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda turut didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Barat Ibu Arimby Ary, penceramah Ustad Rahimul Amin, sejumlah kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar.

Dalam sambutannya, Arry Yuswandi menegaskan bahwa Pemprov Sumbar saat ini menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama dalam pembanguna, khususnya sektor pendidikan. Ia berharap pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Tanah Datar, dapat memperkuat upaya tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di Sumbar.

“Pembangunan SDM adalah fondasi kemajuan daerah. Karena itu, pendidikan menjadi perhatian serius pemerintah provinsi agar generasi muda Sumatera Barat memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Sumbar menghadirkan berbagai program beasiswa, termasuk Program Beasiswa Rajawali yang mencakup jenjang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Program ini menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong generasi muda agar memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mengakses pendidikan.

Ia juga menegaskan bahwa visi pembangunan daerah “Sumatera Barat Madani, Maju dan Berkeadilan” diwujudkan melalui kebijakan konkret, salah satunya dengan mengalokasikan sekitar 30 persen anggaran daerah untuk sektor pendidikan.

Selain pembangunan SDM, pemerintah provinsi juga terus memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya melalui pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.

Di bidang infrastruktur, pemerintah provinsi menitikberatkan pada pemerataan pembangunan sarana dan prasarana, termasuk perbaikan dan pembangunan jalan serta jembatan. Untuk Kabupaten Tanah Datar, tahun ini direncanakan pembangunan jembatan di Simpang Manunggal yang rusak akibat bencana dengan anggaran sekitar Rp7,5 miliar dan saat ini dalam proses tender. Selain itu, akan dilakukan rehabilitasi jalan Baso–Batusangkar dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.

Mengingat Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu daerah rawan bencana, Sekda mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak alam sebagai upaya meminimalkan risiko bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan bantuan untuk Masjid Al Faizin sebesar Rp50 juta. Selain itu, juga ada bantuan lainnya sebesar Rp5 juta dari Bank Nagari serta 40 Al-Qur’an dari sumbangan ASN di lingkup Pemprov Sumbar yang diserahkan kepada pengurus masjid.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tanah Datar, Abdurrahman Hadi menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pemprov Sumbar dan Bank Nagari untuk pembangunan masjid di Kabupaten Tanah Datar. (Adpsb/Rmz/Bud)