Padang  

PLN Nyalakan Listrik untuk Keluarga Prasejahtera di Padang, Harapan Baru bagi Mahasiswa Berprestasi

Pemasangan tiang listrik PLN di daerah Gunung Sarik.
Pemasangan tiang listrik PLN di daerah Gunung Sarik.

PadangPLN kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan akses listrik yang merata dan berkeadilan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Melalui PLN UP3 Padang dan ULP Kuranji, PLN menyalakan listrik bagi keluarga prasejahtera di Kelurahan Gunung Sarik, Kota Padang, Jumat (13/2/2026).

Bantuan ini diberikan kepada keluarga Bapak Zulfami, yang selama bertahun-tahun hidup tanpa aliran listrik.

Di tengah keterbatasan tersebut, keluarga ini tetap memiliki harapan besar melalui putra mereka, Joni Anwar Afrizul, seorang mahasiswa berprestasi di Institut Teknologi Bandung.

Kurangnya penerangan di rumah selama ini menjadi tantangan, tidak hanya untuk kegiatan sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung proses belajar Joni ketika pulang dari kampus.

Kondisi ini memicu kepedulian PLN ULP Kuranji untuk hadir dengan solusi nyata. Dengan semangat gotong royong, PLN melakukan penyambungan listrik secara kolektif dengan daya 900 VA. Proses ini melibatkan tim gabungan dari PLN UP3 Padang, ULP Kuranji, PLN Electricity Services, serta masyarakat sekitar, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan standar kelistrikan.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda.

“PLN hadir bukan sekadar menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan harapan. Kami mendukung anak-anak bangsa untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka,” ujar Ajrun Karim.

Ia menambahkan, listrik menjadi fondasi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. PLN berkomitmen memastikan tidak ada anak berprestasi yang terhambat karena keterbatasan akses energi. Kepedulian sosial seperti ini akan terus didorong sebagai bagian dari tanggung jawab PLN untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap cahaya yang kami hadirkan adalah bagian dari upaya membangun masa depan. PLN akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, agar pendidikan tetap berjalan dan harapan terus menyala,” lanjutnya.

Kehadiran listrik pertama kali di rumah Bapak Zulfami disambut dengan rasa haru. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan PLN.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN ULP Kuranji atas perhatian dan bantuannya. Selama ini kami hanya menggunakan penerangan seadanya,” kata Zulfami. “Kini anak kami bisa belajar dengan lebih nyaman saat pulang ke rumah. Bantuan ini sangat berarti bagi masa depan anak kami.”

Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong kemajuan sosial dan pendidikan.

Melalui inisiatif seperti ini, PLN memastikan listrik dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah perbukitan seperti Gunung Sarik, demi masa depan bangsa yang lebih cerah.(des*)