Jakarta – Polri membentuk Satuan Tugas ASRI sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggalakkan kegiatan bersih-bersih lingkungan melalui kerja bakti. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa Satgas ASRI akan dipimpin oleh Kakor Binmas Baharkam Polri, Kalingga Rendra. Pembentukan satuan tugas tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja, mulai dari tingkat Polsek.
Menurutnya, pimpinan Polri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dimulai dari hal sederhana di tempat kerja sehari-hari.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu. Dalam konteks tersebut, Polri dipandang memiliki posisi strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan, sehingga penerapan prinsip ramah lingkungan perlu dimulai dari internal institusi melalui aksi konkret.
Gerakan ASRI diharapkan tidak berhenti sebagai program simbolis, tetapi menjadi kebiasaan dan budaya kerja harian bagi seluruh personel kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, terdapat empat arahan utama bagi jajaran kepolisian. Pertama, setiap anggota diwajibkan membersihkan lingkungan kerja selama satu jam sebelum memulai tugas kedinasan. Kedua, masing-masing satuan kerja harus melaksanakan kerja bakti minimal sekali dalam sepekan di area markas maupun sekitarnya.
Ketiga, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan secara berkala bersama masyarakat sebagai bentuk sinergi antara Polri dan publik dalam menjaga fasilitas umum. Keempat, seluruh jajaran diminta menerapkan langkah ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat energi dan air, serta menata ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.
Selain itu, para pimpinan satuan kerja diinstruksikan aktif menggerakkan personel untuk terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon, hingga pengelolaan sampah secara berkelanjutan.(BY)






