Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini, Jasa Raharja Sumbar Gelar Edukasi di SMKN 1 Sintoga

Padang Pariaman — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat terus memperluas peran edukatifnya dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Kesamsatan, Safety Campaign, Peran dan Fungsi Jasa Raharja, serta pengenalan Aplikasi JR Safety Road dan SIGNAL yang dilaksanakan di SMKN 1 Sintuak Toboh Gadang (Sintoga), Kabupaten Padang Pariaman, pada Senin, 9 Februari 2026.

Kegiatan ini menyasar pelajar tingkat sekolah menengah kejuruan yang sebagian besar telah atau akan menggunakan kendaraan bermotor dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui pendekatan edukatif dan dialog interaktif, Jasa Raharja Sumbar memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, kepatuhan terhadap aturan jalan raya, serta kesadaran administrasi kendaraan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diperkenalkan pada fungsi dan peran Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyelenggarakan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya menjelaskan aspek santunan, Jasa Raharja juga menekankan pentingnya upaya pencegahan kecelakaan melalui perilaku berkendara yang aman, tertib, dan beretika.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang SWDKLLJ dan keterkaitannya dengan keselamatan pengguna jalan, serta pentingnya membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu. Melalui pengenalan aplikasi SIGNAL, siswa diajak mengenal layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan secara praktis, transparan, dan resmi tanpa harus antre lama.

Kegiatan ini turut melibatkan Kanit Kamsel beserta staf sebagai narasumber pendamping, serta didukung penuh oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Sintuak Toboh Gadang beserta jajaran. Sinergi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan pihak sekolah menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan pesan keselamatan yang komprehensif dan mudah dipahami oleh pelajar.

Petugas Jasa Raharja Sumbar, Zaky Putra Pratama, dalam penyampaiannya mengajak para siswa untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban.

Dia menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kepemilikan SIM, kelengkapan surat kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Lebih dari sekadar kegiatan sosialisasi, program ini diharapkan mampu membentuk pola pikir dan perilaku pelajar agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan sadar risiko saat berada di jalan raya.

Jasa Raharja memandang bahwa edukasi sejak dini merupakan investasi jangka panjang dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan ekosistem berkendara yang lebih aman di Sumatera Barat.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut serta antusiasme pihak sekolah dan para pelajar.

“Kami mengapresiasi dukungan dan keterlibatan seluruh pihak, khususnya pihak sekolah dan kepolisian, dalam upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda. Edukasi seperti ini sangat penting agar para pelajar memahami bahwa keselamatan berkendara, kepatuhan administrasi kendaraan, dan kesadaran membayar pajak adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” ujar Teguh Afrianto.

Ia menambahkan bahwa Jasa Raharja akan terus konsisten menghadirkan program edukasi keselamatan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan berlalu lintas dan pelayanan publik yang berkelanjutan.

“Harapan kami, para pelajar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dan harus dimulai dari kesadaran individu sejak usia dini,” tutupnya.(*)