DPR RI Turun Tangan, Angso Duo Disiapkan Jadi Mesin Uang Baru Pariaman

Kota Pariaman – Deru ombak yang memecah sunyi Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat kini membawa harapan baru. Di balik kerusakan dermaga dan bangunan yang tersapu bencana hidrometeorologi beberapa bulan lalu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, justru melihat potensi emas yang lama terabaikan.

Bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, ia meninjau langsung kondisi pulau yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat pesisir, sekaligus menyatakan kesiapan menanamkan investasi besar demi mengubah wajah pariwisata daerah.

Komitmen itu mencuat usai pertemuan strategis antara Wali Kota Pariaman Yota Balad, jajaran kepala OPD, dan Arisal Aziz di Pendopo Wali Kota Pariaman, Sabtu (7/2/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan silaturahmi, melainkan sinyal kuat dimulainya babak baru pembangunan sektor wisata.

Pemerintah Kota Pariaman melihat langkah Arisal sebagai peluang langka yang bisa mengangkat posisi daerah menjadi pemain serius dalam peta pariwisata Sumatera Barat.

Arisal yang juga dikenal sebagai pengusaha nasional melalui Indah Logistik Cargo menilai potensi wisata Pariaman sesungguhnya sangat menjanjikan.

Namun, ia menegaskan, keindahan alam saja tidak cukup jika tidak dikelola secara profesional dan berorientasi pada kenyamanan wisatawan.

Ia berambisi menjadikan Pulau Angso Duo sebagai pusat wisata keluarga dengan konsep hiburan modern yang mampu membuat wisatawan betah berlama-lama.

Tak berhenti pada rencana, Arisal secara terbuka menyatakan kesiapannya membenahi dermaga Pulau Angso Duo yang menjadi jalur vital akses wisatawan. Baginya, kerusakan fasilitas bukan alasan untuk menyerah, melainkan titik awal membangun kawasan wisata yang lebih layak dan berkelas.

Ia juga menyoroti banyaknya bangunan yang perlu direhabilitasi serta kondisi lingkungan pulau yang harus segera dibersihkan agar siap menyambut lonjakan kunjungan wisata saat momentum Lebaran.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyambut rencana investasi tersebut sebagai suntikan energi baru bagi pembangunan daerah.

Ia berharap keterlibatan Arisal, yang akrab disapa Ajo Sal, tidak hanya memperkuat pengelolaan Pulau Angso Duo, tetapi juga menghidupkan destinasi lain seperti Kapal KRI Teluk Bone 511.

Menurutnya, integrasi objek wisata menjadi strategi penting untuk meningkatkan lama kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat lokal.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menegaskan kesiapan pemerintah daerah membuka jalan seluas-luasnya bagi investor yang serius membangun pariwisata.

Ia memastikan seluruh proses administrasi akan dipercepat sesuai arahan Wali Kota. Mulyadi juga mengingatkan dinas terkait agar menjaga kebersihan dan kenyamanan Pulau Angso Duo, karena citra wisata daerah sangat ditentukan oleh kualitas lingkungan yang dirasakan pengunjung.

Meski mengakui nilai investasi yang digelontorkan tidak sedikit, Arisal menegaskan langkahnya bukan semata bisnis.

Ia ingin melihat Pariaman berdiri sebagai destinasi wisata unggulan yang dibanggakan masyarakatnya sendiri. Dengan target persetujuan administrasi rampung dalam waktu dekat, ia bertekad memulai pembangunan secepat mungkin.

Bagi Arisal, Pulau Angso Duo bukan sekadar pulau kecil di pesisir Sumatera Barat, melainkan simbol masa depan ekonomi Pariaman yang sedang diperebutkan waktu.(mak).