Padang Pariaman — Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan sosialisasi kesamsatan dan keselamatan berkendara yang dilaksanakan di SMAN 1 Lubuk Alung, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Jasa Raharja dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya serta kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan materi terkait peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, sekaligus memberikan edukasi mengenai kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Sosialisasi juga dirangkaikan dengan Safety Campaign serta pengenalan aplikasi digital JR Safety Road dan SIGNAL sebagai sarana pendukung keselamatan dan kemudahan layanan kesamsatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran KBO Satlantas Polres Padang Pariaman beserta Kanit Kamsel dan Kanit Regident, perwakilan Bapenda Samsat Padang Pariaman, Bidang BPKD Kabupaten Padang Pariaman, serta pihak sekolah. Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi wujud nyata sinergi dalam membangun pemahaman yang utuh kepada pelajar, khususnya terkait keselamatan berkendara dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan.
Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, para pelajar diajak untuk memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melengkapi surat-surat kendaraan serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai edukasi di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tertib berlalu lintas sejak dini.
“Kami mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Jasa Raharja, Kepolisian, Bapenda, dan pihak sekolah. Edukasi kepada pelajar sangat penting karena mereka adalah generasi penerus dan calon pengguna jalan. Dengan pemahaman yang baik sejak sekarang, kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas dan kepatuhan administrasi kendaraan dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi yang menyentuh langsung kelompok strategis, termasuk pelajar, sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memperkuat budaya keselamatan di jalan raya.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap para pelajar SMAN 1 Lubuk Alung dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, dengan menularkan semangat tertib berlalu lintas, patuh aturan, dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.(*)






