Jakarta – Susu sapi masih menjadi pilihan paling umum dikonsumsi masyarakat. Meski demikian, terdapat berbagai jenis susu lain—terutama berbasis nabati—yang juga menawarkan manfaat kesehatan, seperti susu kedelai, almond, hingga olahan dari kacang-kacangan.
Secara umum, seluruh jenis susu tersebut aman diminum. Untuk pilihan yang lebih sehat, produk rendah lemak atau tanpa lemak, termasuk turunannya seperti yogurt, sering direkomendasikan karena kandungan nutrisinya lebih terkontrol.
Pilihan Susu Paling Sehat
Ahli gizi asal New York, Natalie Rizzo, menyebutkan bahwa dua jenis susu dengan profil gizi terbaik adalah susu sapi dan susu kedelai, baik dalam versi full-fat maupun low-fat. Selain keduanya, masih ada beberapa alternatif lain yang tergolong sehat, meskipun susu oat tidak termasuk karena kandungan kalori dan karbohidratnya relatif lebih tinggi dibanding susu nabati lain serta serat dan kalsiumnya lebih rendah.
Berikut lima jenis susu yang dinilai menyehatkan menurut Rizzo:
1. Susu sapi
Susu sapi kaya kalsium dan vitamin D yang penting bagi kekuatan tulang. Selain itu, terdapat vitamin B, vitamin A, serta kalium yang berperan dalam metabolisme energi, kesehatan penglihatan, hingga pengaturan tekanan darah. Namun, kandungan laktosa di dalamnya dapat menimbulkan gangguan pencernaan pada individu dengan intoleransi laktosa, seperti kembung atau diare.
2. Susu kedelai
Di antara susu nabati, susu kedelai menonjol karena kandungan proteinnya setara dengan susu sapi, sekitar 8 gram per 8 ons. Banyak produk juga diperkaya kalsium dan vitamin D. Rizzo menyarankan mengocok kemasan sebelum diminum agar nutrisi yang mengendap tercampur merata.
3. Susu kacang polong
Minuman dari kacang polong memiliki kandungan protein yang mirip dengan susu kedelai, yakni sekitar 8 gram per sajian. Sejumlah produk turut diperkaya kalsium, kalium, vitamin A, dan vitamin D. Teksturnya cenderung kental dan lembut, sementara varian tanpa rasa dapat dipilih bagi yang kurang menyukai aroma khas polong.
4. Susu almond
Terbuat dari campuran almond dan air, susu ini memiliki konsistensi lebih ringan. Kandungan kalorinya relatif rendah—sekitar 40 kalori per cangkir—sehingga cocok bagi yang sedang mengontrol asupan energi. Protein di dalamnya tidak terlalu tinggi, tetapi biasanya sudah diperkaya vitamin D dan kalsium.
5. Susu rami
Susu yang berasal dari biji rami ini mengandung asam lemak omega-3 jenis alfa-linolenat (ALA), yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan peradangan. Dibanding alternatif nabati lain, kandungan lemaknya lebih tinggi, dan rasanya cukup khas sehingga mungkin memerlukan penyesuaian bagi sebagian orang.
Itulah beberapa jenis susu yang dinilai paling menyehatkan menurut ahli gizi. Dari berbagai pilihan tersebut, setiap orang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan preferensi rasa masing-masing.(BY)






