Kota Pariaman – Suasana Aula Balaikota Pariaman, Sumatera Barat berubah semarak ketika rombongan pelajar internasional disambut tabuhan gandang tasa, Kamis (5/2/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pariaman, Elvis Chandra, mewakili pemerintah daerah menerima kunjungan silaturahmi peserta Program Pertukaran Pelajar Yayasan Anak dan Remaja Indonesia (YARI) bersama Eno School Finlandia.
Sebanyak 50 peserta hadir dalam rombongan tersebut, terdiri dari pelajar Finlandia, pelajar YARI School Indonesia, guru pendamping, serta orang tua dan wali murid. Kehadiran mereka menjadi momentum pertukaran pengalaman pendidikan sekaligus pengenalan budaya antara dua negara dengan latar belakang berbeda.
Elvis Chandra menyampaikan rasa bangga karena Kota Pariaman dipercaya menjadi bagian dari program pertukaran pelajar internasional.
Menurutnya, kunjungan tersebut tidak sekadar mempererat hubungan pendidikan global, tetapi juga menjadi sarana promosi kekayaan budaya, pariwisata, kesenian, serta tradisi lokal yang menjadi identitas daerah.
Ia menegaskan bahwa pendidikan modern tidak hanya berfokus pada capaian akademik, melainkan juga membentuk karakter, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap pelestarian budaya.
Pemerintah Kota Pariaman berharap kunjungan ini mampu membuka ruang kerja sama berkelanjutan antara sekolah-sekolah lokal dengan ENO School Finlandia melalui berbagai program kolaboratif.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam pendidikan serta pelestarian budaya. Kami berharap generasi muda tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap jati diri bangsanya,” ujar Elvis dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Anak dan Remaja Indonesia (YARI), Yusticia Katar, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Pariaman.
Ia menjelaskan program partner school yang dijalankan bertujuan memperluas wawasan global siswa melalui interaksi lintas budaya dan sistem pendidikan internasional.
Yusticia menambahkan, meskipun membuka peluang pergaulan global, YARI tetap menanamkan nilai-nilai dasar kepada siswa, termasuk pembinaan karakter berbasis nilai Al-Qur’an.
Ia juga mengungkapkan bahwa YARI berdiri sejak 2002 dimulai dari jenjang playground dan taman kanak-kanak, kemudian berkembang hingga tingkat SMA serta menjalin kerja sama internasional dengan Jerman dan Finlandia sejak 2011.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Nazifah, Staf Ahli Sadrianto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Bagian Organisasi Kota Pariaman.(mak).






