Tanpa Disadari, Wortel Jadi Sayuran dengan Cemaran Mikroplastik Tertinggi

Studi temukan sayuran paling tercemar mikroplastik. Sayuran ini sering dihidangkan di meja makan Anda.
Studi temukan sayuran paling tercemar mikroplastik. Sayuran ini sering dihidangkan di meja makan Anda.

Jakarta – Tanpa disadari, partikel plastik berukuran sangat kecil telah masuk ke berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk makanan yang tersaji di meja makan. Bahkan, salah satu jenis sayuran yang kerap dikonsumsi ternyata tercatat sebagai yang paling banyak mengandung mikroplastik.

Mikroplastik merupakan fragmen plastik berukuran kurang dari 5 milimeter yang kini tersebar luas di lingkungan. Partikel ini ditemukan dalam air minum, udara, pakaian, hingga berbagai bahan pangan. Setiap tahunnya, diperkirakan sekitar 10 hingga 40 juta metrik ton mikroplastik dilepaskan ke alam.

Sejumlah penelitian mengaitkan paparan mikroplastik dengan berbagai risiko kesehatan, mulai dari gangguan reproduksi, penyakit kardiovaskular, hingga potensi kanker. Meski dampak jangka panjangnya masih terus diteliti, keberadaan mikroplastik dinilai menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia.

Wortel Jadi Sayuran dengan Cemaran Tertinggi

Tidak hanya makanan yang bersentuhan langsung dengan plastik, hasil pertanian pun tak luput dari kontaminasi mikroplastik. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Research pada 2020, wortel tercatat sebagai sayuran dengan tingkat cemaran mikroplastik tertinggi.

Dalam penelitian tersebut, rata-rata ditemukan sekitar 97.800 partikel mikroplastik per gram wortel, atau setara dengan kurang lebih 14,7 juta partikel dalam satu buah wortel. Peneliti juga mencatat bahwa sebagian besar mikroplastik pada produk pertanian berukuran sangat kecil, bahkan di bawah 10 mikrometer.

Tak hanya pada sayuran, fenomena serupa juga ditemukan pada buah-buahan. Apel menempati posisi teratas sebagai buah dengan kandungan mikroplastik tertinggi, dengan rata-rata sekitar 223 ribu partikel per gram.

Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik dari Makanan

Meski sulit dihindari sepenuhnya, paparan mikroplastik dari bahan pangan masih bisa ditekan. Mengutip Super Age, konsumen disarankan memilih produk pertanian tanpa kemasan plastik serta membeli dari petani lokal dengan sistem budidaya yang jelas.

Membersihkan buah dan sayuran secara menyeluruh sebelum dikonsumsi juga penting dilakukan. Dalam beberapa kasus, mengupas kulit luar produk pertanian dapat membantu mengurangi potensi cemaran.

Tak Hanya Wortel, Ini Pangan dengan Kandungan Mikroplastik Tinggi

Selain wortel, sejumlah bahan pangan lain juga diketahui mengandung mikroplastik dalam jumlah cukup tinggi. Di antaranya adalah garam laut, bir, air minum dalam kemasan plastik, kerang-kerangan, beras, serta teh celup.

Khusus teh celup, penelitian menunjukkan bahwa satu kantong teh dapat melepaskan lebih dari 11,6 juta partikel mikroplastik saat diseduh dengan air panas. Karena itu, teh berbentuk serbuk atau daun lepas dinilai sebagai alternatif yang lebih aman.

Sementara itu, beras yang tampak bersih juga tidak sepenuhnya bebas dari mikroplastik. Studi dalam Journal of Hazardous Materials menemukan bahwa sekitar 95 persen sampel beras di pasaran mengandung jenis plastik seperti polyethylene, polypropylene, dan PET.

Kandungan mikroplastik pada beras instan tercatat mencapai sekitar 13 miligram per 100 gram. Adapun beras yang telah dicuci masih mengandung sekitar 3–4 miligram mikroplastik per 100 gram.(BY)