Umat Hindu Jabodetabek Rayakan Thaipusam 2026 di Murugan Temple

Hari Raya Thaipusam 2026 di Murugan Temple, Kalideres, Jakarta Barat.

JakartaUmat Hindu di wilayah Jabodetabek merayakan Hari Raya Thaipusam 2026 di Murugan Temple, Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (1/2/2026). Perayaan ini menjadi momen sakral untuk mengenang kemenangan Dewa Murugan atas kejahatan sekaligus mendorong refleksi diri bagi umat.

Makna Thaipusam
Ketua Umum Yayasan Sri Sanathana Dharma Aalayam, Selvendran, menjelaskan bahwa Thaipusam dirayakan umat Hindu di berbagai negara sebagai hari suci Dewa Murugan.

“Thaipusam merupakan simbol kemenangan, ketika Dewa Murugan menumpas adharma, yang dilambangkan oleh Surapadman. Ini mencerminkan penindasan kejahatan di dunia,” ujarnya usai acara.

Selvendran menekankan bahwa inti perayaan bukan hanya ritual, melainkan juga kesempatan bagi umat untuk mengendalikan emosi, nafsu, dan sifat angkara murka. Melalui refleksi ini, umat diajak memperbaiki perilaku dan membersihkan batin.

“Angkara murka muncul dari nafsu dan emosi. Thaipusam mengajarkan umat untuk lebih mengontrol diri, memperbaiki sikap, dan menyucikan hati,” jelasnya.

Ritual dan Pengendalian Diri
Dalam rangkaian perayaan, umat melakukan berbagai ritual pembersihan diri, termasuk puasa, menahan bicara, hingga simbolik menusuk lidah. Tradisi ini bukan bertujuan menyakiti diri, melainkan sebagai sarana pengendalian diri dan menahan nafsu serta ucapan negatif.

“Ada ritual seperti puasa dan menahan ucapan. Itu simbol pengendalian diri, bukan sekadar rutinitas,” tambah Selvendran.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Thaipusam ditujukan untuk kebaikan diri sendiri maupun masyarakat luas.

“Harapan kami, umat Hindu—baik dari komunitas India maupun masyarakat Indonesia secara umum—dapat menjadi lebih baik setiap tahunnya. Jika manusia menjadi lebih baik, maka negara pun akan ikut lebih baik,” kata Selvendran.

Antusiasme Peserta
Perayaan Thaipusam tahun ini mengalami lonjakan peserta signifikan. Sekitar 1.000 umat hadir mengikuti rangkaian ritual di Murugan Temple Jakarta, jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 200–250 orang.

Selvendran optimis jumlah peserta akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang. Dengan pengembangan fasilitas rumah ibadah, diperkirakan pada Thaipusam tahun depan, jumlah umat yang hadir bisa mencapai 3.000 hingga 4.000 orang.

“Kami yakin setelah pembangunan menara selesai, perayaan tahun depan dapat menampung hingga 3.000–4.000 umat,” tuturnya.(BY)