GoApotik Perluas Jangkauan Produk Kesehatan ke 483 Kota melalui Digitalisasi

Platfrom Digital.
Platfrom Digital.

Jakarta – Permintaan masyarakat akan produk kesehatan yang mudah diakses dan dapat dipercaya terus meningkat. Namun, banyak apotek, terutama yang berada di wilayah luar kota besar, masih menghadapi kesulitan dalam memperluas pangsa pasar dan meningkatkan penjualan di era digital.

Pemanfaatan teknologi dalam strategi pemasaran kini menjadi salah satu solusi utama untuk menghadapi tantangan tersebut.

Sektor kesehatan mulai memanfaatkan berbagai inovasi digital dan strategi pemasaran online untuk membantu apotek menjangkau lebih banyak konsumen, meningkatkan efektivitas promosi, dan mendukung pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan.

“Dengan digitalisasi proses pemasaran, kami mempermudah apotek untuk memperluas jaringan distribusi sekaligus melakukan pengiriman produk ke seluruh Indonesia,” ujar Ruth Retno Dewi, Direktur PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

GoApotik merupakan platform digital yang dikembangkan oleh KITA, anak perusahaan PT Medela Potentia Tbk (MDLA), yang bertujuan mempermudah masyarakat mengakses berbagai produk kesehatan, mulai dari vitamin, obat-obatan, suplemen, hingga obat herbal.

Hingga saat ini, GoApotik telah melayani konsumen di 483 kota di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan perkembangan ekosistem digital, GoApotik terus berinovasi dalam strategi pemasaran, menyesuaikan diri dengan platform dan tren digital terbaru. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan keuntungan bagi apotek dan merek kesehatan yang bermitra, khususnya dalam memperluas distribusi dan menjangkau konsumen di berbagai daerah. Upaya tersebut membuat GoApotik meraih penghargaan Indonesia Digital Marketing Champions 2025.

Direktur Medela Potentia, Wimala Widjaja, menekankan bahwa pencapaian GoApotik mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendorong transformasi digital di sektor kesehatan.

“Dengan teknologi, Medela Potentia berupaya membangun ekosistem kesehatan yang lebih inklusif. Keberhasilan GoApotik menunjukkan komitmen kami dalam mendukung apotek dan pelaku usaha kesehatan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan di seluruh Indonesia,” ujar Wimala.(BY)