Kota Pariaman – Arah kebijakan ekonomi Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali mengirim sinyal kuat. Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Padang di Balai Kota Pariaman, Kamis (30/1/2026). Pertemuan ini tak sekadar basa-basi, melainkan membuka ruang sinergi strategis antara pemerintah daerah dan perbankan syariah.
Rombongan BSI dipimpin Lola Anggreini selaku Area Consumer Financing Manager Area Padang, didampingi Branch Manager Andre Aziz. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Walikota Yota Balad didampingi Wawako Mulyadi sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di hadapan pimpinan BSI, Yota Balad menegaskan bahwa Pemko Pariaman terbuka terhadap kemitraan dengan lembaga keuangan yang memiliki komitmen pada penguatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, perbankan syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Yota Balad menilai, sinergi dengan BSI berpotensi menyentuh langsung sektor riil, khususnya UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta pembiayaan berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat. “Kolaborasi ini harus memberi dampak nyata, bukan sekadar seremoni,” ujar Walikota Yota Balad.
Sementara itu, Lola Anggreini menyampaikan komitmen BSI untuk menjadi mitra aktif Pemerintah Kota Pariaman. Ia menegaskan bahwa BSI siap mendukung berbagai program daerah melalui layanan dan produk perbankan syariah yang sesuai kebutuhan masyarakat.
BSI, lanjutnya, tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai penggerak literasi dan inklusi keuangan syariah. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat daya tahan ekonomi warga, terutama di tengah dinamika ekonomi nasional.
Andre Aziz menambahkan bahwa BSI membuka peluang kerjasama konkret dengan Pemko Pariaman, mulai dari pengelolaan keuangan daerah, pembiayaan UMKM, hingga dukungan program sosial berbasis syariah. “Kami ingin tumbuh bersama daerah,” katanya.
Pertemuan di Balai Kota itu menjadi sinyal awal bahwa Pemko Pariaman mulai serius melirik penguatan ekonomi berbasis syariah. Jika sinergi ini berlanjut ke tahap implementasi, bukan mustahil Pariaman akan menjadi salah satu model kolaborasi pemerintah daerah dan perbankan syariah di Sumatera Barat.(mak).






