Padang – Jasa Raharja Cabang Solok melaksanakan kegiatan Customer Relationship Management (CRM) dan Door to Door (DTD) kepada sejumlah perusahaan angkutan umum pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Jasa Raharja dalam menjaga dan mengoptimalkan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) di wilayah kerja Cabang Solok.
Kegiatan CRM dan DTD pertama dilaksanakan dengan mengunjungi PT Fifafel Perdana Trans. Dalam kegiatan tersebut, petugas Jasa Raharja Samsat Solok bersama pengurus perusahaan melakukan pendataan dan pemutakhiran data kendaraan angkutan umum, sekaligus membahas pengelolaan IWKBU sebagai bagian dari action plan peningkatan pendapatan dan tertib administrasi perusahaan angkutan.
Selain itu, pada hari yang sama, Jasa Raharja Cabang Solok juga melaksanakan CRM dan DTD ke PT Jasa Malindo Group dan PT Tampalo. Kegiatan ini dilaksanakan di Loket Jasa Malindo dan Terminal Bareh Solok, dengan melibatkan pengurus perusahaan serta petugas Jasa Raharja Loket Cabang Solok.
Melalui kegiatan CRM dan DTD ini, Jasa Raharja Cabang Solok berfokus pada pemeliharaan dan validasi data kendaraan angkutan umum, penggalian potensi IWKBU, serta pemetaan sebagai dasar upaya peningkatan pendapatan IWKBU secara berkelanjutan. Pendekatan langsung ke perusahaan dinilai efektif dalam membangun komunikasi yang aktif dan memperkuat kepatuhan administrasi pelaku usaha transportasi.
Jasa Raharja Cabang Solok menegaskan bahwa kepatuhan terhadap IWKBU tidak hanya berdampak pada optimalisasi penerimaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjamin perlindungan dasar bagi penumpang dan awak kendaraan angkutan umum apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Jasa Raharja Cabang Solok berkomitmen untuk terus hadir di tengah pelaku usaha transportasi, memperkuat sinergi, serta menjaga keberlangsungan sistem penjaminan kecelakaan lalu lintas yang tertib dan berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi keterbukaan dan kerja sama para pengelola perusahaan angkutan dalam kegiatan CRM dan DTD ini. Pendataan yang akurat dan komunikasi yang baik sangat penting untuk menjaga potensi IWKBU serta mendukung perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna angkutan umum. Jasa Raharja akan terus bersinergi dengan pelaku usaha transportasi demi keselamatan dan pelayanan yang lebih baik,” ujar Teguh.
Dengan dilaksanakannya kegiatan CRM dan DTD ini, Jasa Raharja Cabang Solok berharap pengelolaan IWKBU semakin tertata, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi keselamatan transportasi serta kepentingan masyarakat luas.(*)






