Jakarta – Sebuah unit mobil listrik DFSK Gelora E dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di ruas Tol JORR pada Jumat (16/1/2026). Menanggapi insiden tersebut, pihak DFSK langsung melakukan penelusuran internal untuk mengetahui penyebab kejadian.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan sumber api bukan berasal dari baterai kendaraan. Ia menegaskan, komponen utama sistem kelistrikan mobil masih ditemukan dalam kondisi utuh.
“Dari hasil pengecekan kami, bukan baterainya yang terbakar. Justru ada indikasi api berasal dari area kabin, dari bagian atas,” ujar Cing Hok Rifin di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Beberapa komponen penting seperti battery pack, kabel tegangan tinggi, Power Distribution Unit (PDU), soket, dinamo motor, On Board Charger (OBC), hingga Motor Control Unit (MCU) masih dalam kondisi baik. Bagian yang mengalami kerusakan parah justru berada di area kabin. Padahal, OBC yang terletak di bawah jok tetap utuh dan tidak terdampak api.
DFSK menyatakan akan melanjutkan investigasi secara menyeluruh dengan melibatkan pihak ketiga guna memastikan sumber kebakaran secara pasti.
“Kami akan terus mendalami kasus ini bersama pihak eksternal terkait dan akan menyampaikan informasi terbaru seiring perkembangan penyelidikan,” kata Cing Hok Rifin.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami, dan kami memastikan tidak ada korban dalam kejadian ini,” tambahnya.
Sebagai informasi, DFSK Gelora E merupakan kendaraan niaga berbasis listrik yang menggunakan motor Permanent Magnet Synchronous Motor. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 60 kW pada 9.000 rpm dengan torsi puncak 200 Nm.
Gelora E dibekali baterai Lithium-ion Phosphate berkapasitas 42 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga sekitar 300 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.(BY)






