Investasi di Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Serap 487 Ribu Tenaga Kerja

Realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270 triliun pada 2025.
Realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270 triliun pada 2025.

Jakarta – Kinerja investasi di Ibu Kota sepanjang 2025 mencatat hasil impresif dengan nilai mencapai Rp270 triliun. Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan para pelaku usaha dan investor terhadap iklim bisnis di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp270,9 triliun. Menurutnya, capaian ini menjadi sinyal positif atas keyakinan investor terhadap tata kelola pemerintahan di Jakarta.

“Realisasi investasi pada 2025 sebesar Rp270,9 triliun. Ini menunjukkan kepercayaan yang sangat kuat dari investor terhadap Jakarta,” ujar Pramono dalam konferensi pers realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Besarnya arus investasi tersebut juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja. Sepanjang tahun lalu, kegiatan usaha yang masuk ke Jakarta mampu menyerap sekitar 487 ribu tenaga kerja dari berbagai sektor.

“Investasi yang masuk ke Jakarta membuka peluang kerja bagi kurang lebih 487.000 orang,” ungkapnya.

Pramono menjelaskan, nilai investasi tersebut tumbuh 11,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total Rp270,9 triliun, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp175,3 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp95,6 triliun.

Ia menambahkan, kontribusi Jakarta terhadap total investasi nasional mencapai sekitar 14 persen, menegaskan peran strategis ibu kota sebagai motor penggerak ekonomi.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen terus memperbaiki iklim usaha melalui penyederhanaan perizinan dan peningkatan kualitas layanan publik. Menurut Pramono, langkah ini mendapat respons positif dari kalangan dunia usaha.

“Kami memangkas berbagai proses perizinan dan membenahi layanan yang selama ini menjadi kendala bagi pelaku usaha,” tuturnya.(BY)