Jakarta – Honda kembali memperluas lini Brio Satya dengan menghadirkan varian terbaru bertransmisi otomatis, yakni Honda Brio Satya S CVT. Model ini resmi meluncur sebagai alternatif baru di kelas low cost green car (LCGC), khususnya bagi konsumen yang menginginkan kemudahan berkendara tanpa pedal kopling.
Kehadiran Brio Satya S CVT ditujukan untuk menjawab meningkatnya permintaan pasar terhadap mobil LCGC bertransmisi otomatis, sekaligus membawa teknologi CVT Honda ke segmen yang lebih terjangkau.
Varian anyar ini mengusung sistem Continuously Variable Transmission (CVT) yang telah digunakan Honda pada berbagai model di kelas yang lebih tinggi. Karakter CVT memungkinkan perpindahan tenaga yang lebih halus karena tanpa gigi konvensional, sehingga membuat akselerasi terasa nyaman. Selain itu, sistem ini dirancang untuk menunjang efisiensi bahan bakar serta daya tahan jangka panjang, selaras dengan kebutuhan konsumen LCGC yang mengutamakan kepraktisan dan biaya kepemilikan yang ekonomis.
“Penambahan Brio Satya S CVT adalah upaya kami menghadirkan pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini. Melalui varian ini, kami menawarkan kemudahan berkendara dengan transmisi otomatis yang tetap efisien, terjangkau, dan menyenangkan untuk dikendarai, tanpa menghilangkan nilai utama yang menjadi kekuatan Honda Brio,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Selasa (20/1/2026).
Dari sisi performa, mobil ini dibekali mesin 1.200 cc empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm serta torsi puncak 110 Nm di 4.800 rpm.
Secara fitur, Brio Satya S CVT tetap mempertahankan kelengkapan yang ada pada varian S, dengan sentuhan desain velg dan material interior yang memberi kesan modern sekaligus fungsional.
Honda memasarkan Brio Satya S CVT dengan banderol Rp183.500.000. Harga tersebut merupakan rekomendasi on the road Jakarta dan diperuntukkan bagi pembeli mobil pertama.(BY)






