Pemko Pariaman Gelontorkan Rp750 Juta untuk Pembinaan Atlet di KONI

Kota Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat menegaskan keseriusannya membangun kejayaan olahraga. Tak sekadar janji, hibah dana sebesar Rp750 juta digelontorkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pariaman sebagai bahan bakar utama pembinaan atlet dan pemburu prestasi.

Dana hibah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, kepada Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, di Balai Kota Pariaman, Senin (20/1/2026).

Penyerahan ini turut disaksikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher.

Di hadapan jajaran olahraga, Yota Balad menegaskan bahwa anggaran ini bukan sekadar bantuan rutin, melainkan investasi masa depan bagi atlet-atlet Pariaman agar mampu bersaing di level regional hingga nasional.

“Olahraga tidak bisa dibangun dengan setengah hati. Dana hibah ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh atlet. Terutama untuk pembinaan yang serius, pelatih yang berkualitas, dan persiapan matang menghadapi kejuaraan,” tegas Yota Balad.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan bertanggung jawab, agar setiap rupiah yang dikeluarkan negara berbuah prestasi nyata, bukan sekadar laporan administratif.

“Prestasi adalah ukuran. Rakyat menunggu hasil,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, menyambut baik dukungan penuh pemerintah daerah. Menurutnya, suntikan dana ini menjadi energi baru bagi KONI untuk menggerakkan roda pembinaan olahraga secara lebih terarah dan profesional.

“Dana ini akan kami gunakan sesuai program kerja KONI, fokus pada pembinaan atlet dan persiapan menghadapi agenda-agenda kompetisi yang sudah di depan mata,” ujarnya.

Edison berharap, dukungan Rp750 juta ini tidak hanya memperkuat struktur organisasi olahraga, tetapi juga membangun iklim kompetisi yang sehat, disiplin, dan berorientasi prestasi di Kota Pariaman.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan KONI, Kota Pariaman menaruh harapan besar: lahirnya atlet-atlet tangguh yang mengharumkan nama daerah, bukan hanya di Sumatera Barat, tetapi juga di pentas nasional.

Kini pesan itu jelas. Dana sudah turun, dukungan sudah penuh, saatnya prestasi bicara.(r-mak).