Dr. Getri Ardenis Tegaskan Kesetaraan Hak Pendidikan bagi Seluruh Anak Pasaman Barat

PASAMAN BARAT – Mewakili Bupati Pasaman Barat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pasbar, Dr. Getri Ardenis, menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Gebyar Taman Kanak-kanak Raudhatul Athfal (RA) se-Pasaman Barat di Balairung Tuah Basamo, Kamis (15/1/2026).

Di hadapan 892 murid dan para pendidik, Getri menekankan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlakuan yang setara bagi seluruh lembaga pendidikan di Pasaman Barat.

“Tidak ada diskriminasi dalam dunia pendidikan. Seluruh anak Pasaman Barat memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan,” tegas Dr. Getri Ardenis saat menyampaikan pidato resminya. Ia pun memuji dedikasi para guru TK yang dinilainya luar biasa dalam mendidik anak usia dini dengan penuh kesabaran dan ketelatenan.

Lebih lanjut, Dr. Getri memberikan apresiasi khusus kepada para guru TK RA yang ia nilai sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi masa depan daerah. Ia memuji kesabaran serta dedikasi tinggi para pengajar dalam mendidik anak usia dini. Selain memberikan motivasi, Getri juga berpesan kepada dewan juri agar menjalankan tugasnya dengan profesional selama perlombaan berlangsung.

“Guru TK adalah sosok luar biasa yang dengan kesabaran, ketelatenan, dan dedikasi tinggi telah mendidik anak-anak Pasaman Barat sejak usia dini. Kami berharap dewan juri dapat memberikan penilaian secara adil dan objektif,” tambahnya.

Meskipun kegiatan ini sempat mengalami penundaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Rali Tasman, menyatakan bahwa semangat para peserta tidak luntur. Penundaan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati atas musibah bencana alam yang sempat melanda daerah tersebut.

“Gebyar TK RA seharusnya dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, namun ditunda akibat musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pasaman Barat. Meskipun tertunda, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat kegiatan yang diikuti oleh 35 lembaga ini,” ungkap Rali Tasman.

Bunda PAUD Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan kegiatan positif ini. Beliau menekankan pentingnya mengalihkan perhatian anak-anak dari pengaruh negatif teknologi melalui kreativitas dan motivasi.

“Anak-anak TK RA adalah generasi emas Pasaman Barat yang kelak akan menjadi penerus daerah ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengalihkan anak-anak dari ketergantungan terhadap gawai, melatih kreativitas, serta memotivasi mereka untuk berkembang secara positif,” tutur Ny. Sifrowati Yulianto.

Kegiatan yang diikuti oleh 35 lembaga TK RA ini turut dihadiri oleh Bunda PAUD Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, dan Kepala Kantor Kemenag Pasbar, Rali Tasman. Kehadiran Getri Ardenis dalam momentum ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal seperti Kemenag guna memastikan tumbuh kembang anak-anak di Pasaman Barat berjalan optimal melalui kegiatan positif yang jauh dari pengaruh negatif gawai.***

Penulis: Syafril Erizon