Sport  

John Herdman Tegaskan Pemilihan Pemain Timnas Sepenuhnya di Tangannya

John Herdman memegang kekuasaan penuh atas pemilihan pemain Timnas Indonesia.
John Herdman memegang kekuasaan penuh atas pemilihan pemain Timnas Indonesia.

Jakarta – Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa kewenangan dalam menentukan daftar pemain sepenuhnya berada di tangannya. Meski membuka diri terhadap berbagai pandangan dari banyak pihak, juru taktik asal Inggris tersebut memastikan setiap keputusan akhir akan diambil secara objektif dan sesuai kebutuhan strategi permainan yang ia rancang.

Herdman telah menginjakkan kaki di Indonesia sejak Sabtu (10/1/2026). Sosok yang sebelumnya menukangi Timnas Kanada itu kemudian diperkenalkan secara resmi kepada publik dalam acara yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Ia mengaku sangat menghargai masukan dari berbagai kalangan sebagai bahan pertimbangan. Namun, ia menegaskan bahwa penetapan nama-nama pemain yang akan membela Skuad Garuda tetap menjadi tanggung jawab pribadinya sebagai pelatih kepala.

Mendengar Banyak Pihak, Tetap Pegang Kendali

“Seorang pelatih tim nasional harus bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan. Dalam posisi ini, Anda perlu berkonsultasi dan mendengar banyak suara. Itu hal yang penting,” ujar Herdman di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Ia menyebut, masukan bisa datang dari mana saja, mulai dari suporter, pengamat sepak bola, pelatih di level usia muda, hingga pelatih profesional di kompetisi domestik. Semua itu, menurutnya, dapat memperkaya sudut pandang.

Meski demikian, Herdman menyadari bahwa proses memilih pemain bukan perkara mudah karena berdampak langsung pada performa tim. Oleh sebab itu, ia siap memikul seluruh konsekuensi dari keputusan yang diambilnya.

Menyaring Tekanan demi Keputusan Tepat

“Saya tahu kapan harus meredam kebisingan dan mulai menentukan pilihan. Di situlah letak tekanan dan tanggung jawab seorang pelatih kepala,” ungkapnya.

Herdman menegaskan kesiapannya menghadapi segala bentuk pertanggungjawaban. Menurutnya, pelatih kepala adalah sosok yang harus menentukan siapa yang tampil di setiap laga, di setiap turnamen, dan dalam setiap komposisi skuad.

Pelatih berusia 50 tahun itu diikat kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Selain menangani Timnas Indonesia senior, Herdman juga dipercaya memimpin struktur teknis secara menyeluruh guna membangun fondasi sepak bola nasional dalam jangka panjang.(BY)