Jakarta – Daihatsu menutup tahun 2025 dengan performa penjualan yang solid di pasar otomotif Indonesia. Sepanjang Januari hingga Desember, penjualan ritel merek ini mencapai 137.835 unit. Hasil tersebut membuat Daihatsu kembali mengamankan posisi sebagai merek mobil terlaris kedua secara nasional, sebuah capaian yang berhasil dipertahankan selama 17 tahun berturut-turut.
Di sisi lain, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyesuaikan proyeksi pasar otomotif nasional. Target penjualan mobil yang semula dipatok di kisaran 850–900 ribu unit direvisi menjadi 750–780 ribu unit, seiring perlambatan penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri.
Kontribusi penjualan Daihatsu sebagian besar berasal dari tiga segmen utama yang menyumbang lebih dari 80 persen total penjualan ritel. Tulang punggungnya adalah lini Gran Max di segmen kendaraan niaga ringan, kemudian Sigra dan Ayla di kelas LCGC (Low Cost Green Car), serta Terios di kategori SUV medium.
Direktur Marketing & Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menyatakan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi Daihatsu dalam menjaga posisinya di industri otomotif nasional.
“Keberhasilan ini memperkuat posisi Daihatsu sebagai merek nomor dua di Indonesia selama 17 tahun beruntun. Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Sri Agung dalam keterangan resminya, Jumat (9/1/2026).
Pada segmen LCGC, duet Sigra dan Ayla mencatat penjualan gabungan sebesar 47.901 unit sepanjang 2025. Angka ini mengukuhkan Daihatsu sebagai pemimpin pasar LCGC dengan pangsa mencapai 36,6 persen.
Sementara di segmen SUV medium, Terios terjual sebanyak 15.557 unit. Model ini menempati jajaran dua besar SUV medium terfavorit dengan pangsa sekitar 12 persen, sekaligus menjadi yang terlaris di kelas SUV medium dengan banderol hingga Rp300 juta, menguasai sekitar 45 persen pangsa pasar di kelas tersebut.
Di sektor kendaraan niaga ringan, Gran Max series menjadi penyumbang terbesar dengan total penjualan 61.871 unit. Raihan ini mengantar Gran Max sebagai pemimpin pasar dengan pangsa sekitar 65 persen. Rinciannya, Gran Max Pick Up terjual 43.199 unit dan menguasai sekitar 58 persen segmen pick up low, sedangkan Gran Max Mini Bus mencatatkan 18.672 unit dengan dominasi sekitar 92 persen di segmen semi komersial.
Secara keseluruhan, Daihatsu juga tercatat sebagai merek paling diminati pada rentang harga hingga Rp300 juta dengan pangsa pasar mencapai 32,5 persen. Capaian ini mencerminkan kuatnya kepercayaan konsumen terhadap produk-produk Daihatsu.
Sri Agung menegaskan komitmen Daihatsu untuk terus mendampingi perjalanan hidup masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan kendaraan yang efisien bahan bakar, harga terjangkau, biaya kepemilikan jangka panjang yang ekonomis, jaringan layanan yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten, serta nilai jual kembali yang tetap stabil meski kendaraan telah digunakan bertahun-tahun.(BY)






