7 Air Rebusan Herbal yang Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Pembuluh Darah

Selain mengandalkan pengobatan medis, Anda dapat membersihkan pembuluh darah dengan mengonsumsi air rebusan berikut.
Selain mengandalkan pengobatan medis, Anda dapat membersihkan pembuluh darah dengan mengonsumsi air rebusan berikut.

Jakarta — Banyak gangguan kesehatan bermula ketika aliran darah tidak berjalan optimal akibat penumpukan plak di pembuluh darah. Sejumlah minuman herbal berbahan dasar air rebusan kerap dipercaya membantu menjaga kesehatan pembuluh darah jika dikonsumsi secara bijak.

Menjaga kebersihan pembuluh darah penting karena penyumbatan oleh lemak, kolesterol, atau kalsium dapat menghambat suplai darah ke organ-organ vital dan meningkatkan risiko penyakit jantung maupun stroke.

Selain perubahan gaya hidup sehat dan terapi dari dokter, sebagian orang memilih menambahkan air rebusan herbal sebagai pendamping untuk mendukung sirkulasi darah.

Air rebusan yang dipercaya bantu menjaga kesehatan pembuluh darah

Beberapa tanaman dikenal memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang berperan mendukung kelenturan pembuluh darah dan aliran darah yang lebih baik. Berikut pilihan yang sering digunakan:

1. Seledri
Rebusan seledri diyakini membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Tanaman ini mengandung vitamin K dan antioksidan yang mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.

2. Bawang putih
Air rebusan bawang putih kerap dikaitkan dengan penurunan tekanan darah dan kolesterol. Kandungan allicin membantu menjaga pembuluh darah tetap rileks sehingga aliran darah lebih efisien.

3. Teh hijau
Teh hijau kaya flavonoid dan katekin. Konsumsi rutin dalam jumlah wajar disebut dapat membantu melindungi dinding pembuluh darah sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Kayu manis
Minuman kayu manis memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dan menekan pembentukan plak bila disertai pola makan sehat.

5. Jahe
Jahe dikenal membantu mengurangi peradangan. Gingerol di dalamnya mendukung sirkulasi darah dan membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).

6. Kunyit
Kurkumin pada kunyit bersifat anti-inflamasi. Senyawa ini membantu menjaga fungsi pembuluh darah serta mendukung kesehatan jantung.

7. Fenugreek (kelabat)
Air rebusan kelabat mengandung serat larut yang membantu mengontrol kolesterol LDL sehingga risiko penumpukan plak dapat ditekan.

Catatan penting

Air rebusan herbal bukan pengganti obat dan perawatan medis. Hasilnya juga bisa berbeda pada tiap orang. Menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, berhenti merokok, mengurangi gula dan lemak jenuh, serta memeriksakan kesehatan secara berkala tetap menjadi kunci utama.

Bagi Anda yang sedang hamil, memiliki penyakit kronis, atau sedang minum obat pengencer darah, diabetes, dan sebagainya — sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum menjadikan herbal sebagai rutinitas.(BY)