Padang Pariaman – Lapangan Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang, Senin (5/1/2026), menjadi saksi penegasan arah kepemimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat di tengah situasi kebencanaan.
Dalam Apel Gabungan yang diikuti ASN, Tenaga Harian Lepas (THL), hingga pegawai Perumda Air Minum Tirta Anai, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan pesan keras sekaligus menyentuh: negara tidak boleh absen ketika rakyat sedang menderita.
Didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, serta jajaran pejabat eselon, John Kenedy Azis menegaskan bahwa setiap aparatur pemerintah adalah cermin kehadiran negara di tengah masyarakat.
“ASN adalah wajah negara. Cara kita bersikap, kecepatan kita merespons, dan keberanian kita mengambil tindakan akan menentukan apakah masyarakat masih percaya pada pemerintah atau tidak,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Dalam suasana daerah yang masih diliputi duka akibat bencana, Bupati John Kenedy Azis meminta seluruh aparatur meningkatkan kepekaan sosial dan empati.
Menurutnya, pelayanan birokrasi tidak boleh kaku, apalagi berjarak, saat masyarakat berada dalam kondisi tertekan.
“Jangan biarkan warga merasa sendirian menghadapi musibah. Pemerintah harus hadir dengan solusi, hadir dengan kerja nyata, dan hadir dengan kepedulian yang tulus,” ujar John Kenedy Azis dengan nada penuh penekanan.
Ia menegaskan, masa krisis justru menjadi ujian sejati integritas dan keberpihakan ASN. Bagi Bupati John Kenedy Azis, kerja pemerintah bukan sekadar administrasi, melainkan pengabdian yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.
Mengakhiri arahannya, Bupati John Kenedy Azis mengajak seluruh peserta apel menundukkan kepala, memanjatkan doa, serta mengirimkan Al-Fatihah, kiranya Padang Pariaman segera pulih dari bencana, dijauhkan dari musibah, dan para korban diberi kekuatan serta ketabahan.
Apel gabungan ini bukan sekadar rutinitas awal tahun, melainkan seruan moral untuk memperkuat solidaritas, disiplin, dan komitmen seluruh aparatur Pemkab Padang Pariaman, bahwa di saat rakyat terluka, pemerintah harus berdiri paling depan.(r-bay).






