Ratusan Mercedes-Benz EQB Ditarik di AS, Ada Risiko Korsleting Baterai

Ratusan Mobil Listrik Mercedes-Benz Kena Recall, Ngecas Dibatasi Maksimal 80 Persen.
Ratusan Mobil Listrik Mercedes-Benz Kena Recall, Ngecas Dibatasi Maksimal 80 Persen.

JakartaMercedes-Benz mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap ratusan unit EQB di Amerika Serikat menyusul temuan potensi korsleting pada komponen baterai yang dapat memicu insiden panas berlebih hingga kebakaran.

Menurut laporan Carscoops, pemilik diminta membatasi pengisian daya mobil hanya sampai 80 persen. Langkah ini dilakukan untuk mencegah apa yang disebut para teknisi sebagai “peristiwa termal”, yaitu kondisi ketika sel baterai mengalami gangguan dan memicu peningkatan suhu ekstrem.

Secara total, terdapat 169 unit yang terdampak. Rinciannya meliputi EQB 300 4Matic dan EQB 350 4Matic — keduanya berpenggerak ganda — serta 21 unit EQB 250 bermotor tunggal.

Meski jumlahnya tidak besar, Mercedes sebelumnya juga pernah menarik lebih dari 7.000 SUV di AS pada awal 2025 karena risiko serupa. Pada kasus tersebut, pabrikan memberikan instruksi agar pengisian daya tidak melebihi 80 persen sampai pembaruan perangkat lunak selesai dipasang.

Model yang terlibat dalam recall terbaru ini merupakan EQB keluaran awal (model year 2022–2023). Mercedes menegaskan bahwa baterai pada unit produksi yang lebih baru telah menggunakan spesifikasi berbeda dan tidak termasuk dalam program penarikan.

Pabrikan menjelaskan, pemilik kendaraan yang terdampak bisa saja melihat peringatan pada panel instrumen jika suhu di area lantai meningkat saat mobil digunakan. Namun, dalam kondisi terparkir, mobil juga berpotensi mengalami insiden tanpa ada tanda sebelumnya.

Walaupun baterai pada generasi awal dinilai kurang tangguh, Mercedes tidak berencana menggantinya. Solusi yang ditawarkan adalah pembaruan perangkat lunak, dan pemilik diminta membawa kendaraan ke bengkel resmi Mercedes pada awal 2026 untuk proses perbaikan.(BY)