Padang  

Baru Dilantik, Kepala Kemenhaj Padang Langsung Tancap Gas Siapkan Haji 2026

Kepala Kemenhaj Kota Padang, Zulfahmi, berdiskusi dengan Sekda Kota Padang.
Kepala Kemenhaj Kota Padang, Zulfahmi, berdiskusi dengan Sekda Kota Padang.

Padang – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang, H. Zulfahmi, bergerak cepat usai dilantik untuk mempersiapkan kelancaran ibadah haji 2026. Ia langsung melakukan koordinasi intens dengan pemerintah daerah.

Pada Sabtu malam (3/1/2026), Zulfahmi beserta tim inti menyambangi kediaman Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, H. Andree Algamar, untuk audiensi sekaligus silaturahmi. Tim tersebut terdiri dari Kasubag Tata Usaha Hj. Asnidar, Kasi Bina dan Pengendalian Haji Umrah Liza Fitri, serta Kasi Layanan dan Fasilitas Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Rizki Ronaldi.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Sekda Andree Algamar dan Kabag Kesra Jasman. Dalam pertemuan itu, Andree menyampaikan apresiasi atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang membentuk kementerian khusus untuk mengurus ibadah haji dan umrah.

Menurut Andree, pembentukan Kemenhaj merupakan langkah strategis dan bersejarah. Ia menekankan bahwa urusan haji tidak sekadar ritual ibadah, tetapi memiliki dampak sosial yang luas.

“Urusan haji dan umrah tidak hanya berkaitan dengan teknis penyelenggaraan. Lebih dari itu, para jemaah memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dan penggerak pembangunan saat kembali ke tanah air,” ujar Andree, alumni STPDN 2004. Ia berharap sinergi antara Pemko Padang dan Kemenhaj dapat menghadirkan manajemen haji yang lebih profesional di tingkat kota.

Sementara itu, Zulfahmi, Kepala Kemenhaj Kota Padang pertama yang dilantik pada 28 November 2025, memperkenalkan struktur organisasi dan visi kementeriannya. Ia menegaskan pemisahan dari Kementerian Agama bertujuan untuk memberikan fokus yang lebih tajam.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah membentuk kementerian khusus yang fokus mengurus haji dan umrah. Ini adalah amanah besar untuk memastikan pelayanan kepada umat semakin prima,” ujar Zulfahmi.

Zulfahmi juga memaparkan target utama Kemenhaj, yang disebut sebagai “Tiga Sukses”: pertama, sukses penyelenggaraan haji; kedua, sukses membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah; dan ketiga, sukses mengembangkan peradaban dan keadaban haji.

Sorotan khusus diberikan pada pembangunan ekosistem ekonomi haji, di mana diharapkan perputaran ekonomi dari kegiatan haji dan umrah dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat di daerah, bukan sekadar mengalir ke luar negeri.

Menutup pertemuan, Zulfahmi menegaskan komitmen kementeriannya untuk berjalan bersama pemangku kepentingan kota.

“Kami siap terus berkoordinasi, berkonsolidasi, dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang demi suksesnya penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di kota ini,” pungkas Zulfahmi.(des*)