Tekno  

Rentetan Insiden Siber 2025, Hoaks, Penipuan Digital, hingga Serangan DDoS

12 Peristiwa Keamanan Siber Jadi Sorotan Sepanjang 2025, dari Hoaks hingga Penipuan.
12 Peristiwa Keamanan Siber Jadi Sorotan Sepanjang 2025, dari Hoaks hingga Penipuan.

Jakarta — Sepanjang tahun 2025, berbagai insiden terkait keamanan siber mencuri perhatian publik. Mulai dari penyesatan informasi, penipuan digital, hingga kasus pada platform gim daring, semua menegaskan bahwa ancaman di dunia maya kian kompleks.

Laporan Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC yang dirilis Jumat (2/1/2026) merangkum sejumlah peristiwa penting berikut:

Januari 2025

Dunia maya sempat dibanjiri video hoaks yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto seolah-olah menjanjikan bantuan dana langsung kepada masyarakat. Dalam rekaman yang beredar, Prabowo digambarkan berada di ruangan dengan sofa dan televisi, berbicara mengenai program penghapusan utang. Banyak versi video beredar, dan semuanya mengarahkan warga untuk segera mendaftar karena bantuan disebut terbatas.

Februari 2025

Google Finance sempat menampilkan kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp 8.170 per USD. Kekeliruan ini dinilai berbahaya oleh Chairman CISSReC, Pratama Persadha, karena bisa menimbulkan kesalahpahaman publik seolah perekonomian nasional menguat drastis, padahal hanya kesalahan tampilan.

Maret 2025

Modus “fake BTS” kembali marak. Pelaku memanipulasi sinyal seolah berasal dari pemancar operator resmi untuk mengirim SMS berisi OTP palsu. Pesan tersebut diedit dan dikirim ulang seakan berasal dari bank, sehingga korban terpancing membagikan data rahasia.

April 2025

Media sosial ramai membahas risiko “gendam digital” saat tersambung ke WiFi publik dengan IP 172.16.42.x. Pakar keamanan siber Pratama Dahlian Persadha menjelaskan, istilah itu hanya metafora lokal untuk menggambarkan upaya manipulasi digital yang membuat pengguna kehilangan kendali atas perangkat dan datanya.

Mei 2025

Worldcoin dan WorldID ramai diperbincangkan karena menawarkan imbalan hingga Rp800 ribu bagi mereka yang bersedia memindai iris mata menggunakan perangkat Orb. Teknologi tersebut mengubah data biometrik menjadi identitas digital.

Juni 2025

Kasus penipuan terhadap pensiunan PT Taspen mencuat. Pelaku mengirim aplikasi APK palsu yang menyerupai aplikasi resmi. Setelah diinstal, aplikasi tersebut meminta berbagai izin sensitif dan memungkinkan pelaku mengakses SMS, kontak, hingga data perbankan korban.

Juli 2025

Pernyataan Gedung Putih mengenai komitmen Indonesia dalam urusan transfer data pribadi lintas negara — khususnya ke Amerika Serikat — memunculkan diskusi luas. Data dinilai kian strategis, sehingga isu ini tak sekadar ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek politik dan kedaulatan digital.

Agustus 2025

Platform Roblox menjadi sorotan setelah terungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak lintas negara. Seorang pria berinisial AMZ di Balikpapan ditangkap karena diduga melakukan grooming terhadap remaja 15 tahun asal Swedia, meminta foto dan video tidak senonoh, lalu memeras korban.

September 2025

Gagasan penerapan single ID untuk media sosial memicu perdebatan. Sistem identitas tunggal ini memungkinkan satu identitas resmi dipakai untuk mengakses berbagai platform, namun menimbulkan pertanyaan soal keamanan, privasi, dan penerapannya.

Oktober 2025

Meski masa transisi UU Perlindungan Data Pribadi telah berakhir, implementasinya dinilai belum maksimal. Badan PDP belum terbentuk, sehingga perlindungan konkret bagi masyarakat masih terasa minim di tengah maraknya kebocoran data.

November 2025

ChatGPT ikut menjadi sorotan setelah Kominfo Digital memasukkannya dalam daftar 25 platform yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran PSE. Menurut Pratama Persadha, langkah tersebut lebih sebagai penegasan aturan, sebagaimana kasus beberapa platform global sebelumnya.

Desember 2025

Laporan Cloudflare mengenai ancaman DDoS kuartal ketiga mencatat Indonesia sebagai sumber serangan terbesar di dunia. Dari sepuluh negara teratas, tujuh berasal dari Asia — dan Indonesia berada di posisi pertama selama setahun penuh sejak kuartal ketiga 2024.(BY)