PASAMAN BARAT – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) ke-22, Pemerintah Kabupaten menggelar Tabligh Akbar dan zikir bersama di halaman Kantor Bupati, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan yang dirangkai dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini menjadi momentum penguatan spiritual di tengah masa pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan di wilayah tersebut.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Yulianto, Wakil Bupati M. Ihpan, Sekda Doddy San Ismail, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi wanita dan kepala OPD. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan soliditas pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan bencana yang menelan korban jiwa dan kerusakan permukiman warga.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Arif Habibi Batubara dari Medan menekankan bahwa musibah yang terjadi merupakan ujian sekaligus pengingat untuk memperbaiki kualitas iman. Ia mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui peristiwa Isra Mikraj dan keteladanan Siti Khadijah dalam membangun keluarga sakinah.
Bupati Yulianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga mengungkapkan duka mendalam bagi warga yang terdampak bencana alam.
“Tabligh Akbar ini diharapkan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Di usia Pasbar yang ke-22 ini, kita bermohon agar Bumi Mekar Tuah Basamo senantiasa dijauhkan dari bala dan bencana,” ujar Bupati Yulianto.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, tokoh masyarakat, alim ulama, serta media massa yang telah berjibaku dalam penanganan bencana. Ia berharap kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk segera bangkit.
Kegiatan zikir bersama ini ditutup dengan doa kolektif agar seluruh korban bencana mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, sembari berharap Pasaman Barat tumbuh menjadi daerah yang lebih tangguh dan diberkahi ke depannya.***






