Tebing Tinggi, Fajarharapan.id – PT Socfindo Kebun Tanah Besih menggelar kegiatan sosialisasi Best Management Practice (BMP) terkait penanganan pasca panen budidaya kelapa sawit, sekaligus menyalurkan bantuan sarana produksi kepada kelompok tani mitra. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan perusahaan dengan petani binaan.
Dalam kegiatan tersebut, PT Socfindo Kebun Tanah Besih menyerahkan berbagai bantuan alat panen, berupa 30 unit angkong dan 30 unit dodos. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petani mitra, meliputi 30 pasang sepatu keselamatan, 30 helm, dan 30 kacamata pelindung.
Askep PT Socfindo Kebun Tanah Besih, Junaidi Permana Putra, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan kemitraan ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam membina dan memberdayakan kelompok tani yang telah menjadi bagian penting dari keberlangsungan perusahaan.
“Kegiatan kemitraan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk terus membangun dan memperkuat kelompok tani mitra. Kami berharap petani mitra memperoleh pengetahuan yang baik tentang budidaya kelapa sawit, khususnya penanganan pasca panen, sehingga hasil produksi dapat meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan pemahaman petani terhadap BMP diharapkan mampu mendorong produktivitas kebun, meningkatkan kualitas hasil panen, serta berdampak langsung pada kesejahteraan petani mitra.
“Dengan pengetahuan yang baik dan dukungan sarana panen serta APD, kami berharap petani mitra semakin sejahtera dan hubungan kemitraan antara kelompok tani dengan PT Socfindo, khususnya Kebun Tanah Besih, dapat terus terjalin dengan baik dan harmonis,” tambahnya.
PT Socfindo Kebun Tanah Besih sendiri merupakan bagian dari Group III yang dipimpin oleh Irwan Saban. Melalui program kemitraan ini, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan petani.






