Jakarta – Daun tempuyung (Sonchus arvensis) merupakan tanaman liar yang mudah dijumpai di Indonesia, sering tumbuh di tepi jalan atau lahan kosong. Meski tampak sederhana, tanaman ini menyimpan beragam khasiat untuk kesehatan.
Tanaman semusim ini dapat tumbuh tegak hingga sekitar dua meter. Daunnya tunggal dengan tepi bergerigi rapat, sedangkan bunganya berwarna kuning dengan helaian tipis yang berkumpul membentuk malai. Menurut RSUP Dr. Sardjito, daun tempuyung kerap disamakan dengan tapak liman, tetapi memiliki tekstur lebih tipis dan warna hijau muda.
Khasiat Daun Tempuyung untuk Kesehatan
Meluruhkan Batu Ginjal
Daun tempuyung dikenal dapat membantu meluruhkan batu ginjal berkat kandungan kalium dan flavonoid. Prof. Mohamad Rafi, Pakar Biofarmaka IPB, menjelaskan bahwa kandungan ini mendukung pelarutan batu ginjal sekaligus meningkatkan ekskresi urine. Efek diuretiknya juga mencegah penumpukan mineral di ginjal.
Mencegah Kanker
Daun tempuyung mengandung antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini dipercaya mampu menurunkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara, hati, dan paru-paru. Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan ekstrak daun tempuyung dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Efek diuretik daun tempuyung membantu menurunkan tekanan darah dengan mengeluarkan natrium berlebih, sementara kandungan kalium mendukung regulasi tekanan darah. Konsumsi ekstrak daun tempuyung selama beberapa minggu terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Mendukung Kesehatan Hati dan Mengatasi Hepatitis
Flavonoid dan alkaloid dalam daun tempuyung berperan melindungi hati serta meningkatkan fungsinya. Khasiat ini membantu proses penyembuhan hepatitis tipe A dan B serta mengurangi kerusakan sel hati.
Meredakan Peradangan
Daun tempuyung memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan, mulai dari radang sendi, radang usus, hingga jerawat. Penelitian pada hewan menunjukkan ekstrak daun tempuyung mampu menurunkan tingkat peradangan secara signifikan.
Menurunkan Kadar Asam Urat
Daun tempuyung dapat menurunkan kadar asam urat melalui kandungan glikosida flavonoid dan flavonoid bebas yang menghambat enzim ksantin oksidase, sehingga produksi asam urat berkurang. Ion natrium dan kalium juga membantu membentuk garam asam urat yang larut dan mudah dikeluarkan lewat urine, mencegah penumpukan kristal.
Mengatasi Bisul Secara Tradisional
Daun tempuyung juga digunakan sebagai obat luar untuk bisul. Caranya, batang dan 5–10 lembar daun yang telah dibersihkan dihaluskan, kemudian diperas. Air perasan tersebut dapat dioleskan pada area kulit yang terkena bisul untuk membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.
Dengan berbagai khasiat tersebut, daun tempuyung menjadi salah satu pilihan herbal dalam pengobatan tradisional untuk menjaga kesehatan dan membantu meredakan berbagai keluhan tubuh.(BY)






