Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, yang juga menjadi Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN di wilayah tersebut, menggelar layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir di Posko Satgas Bencana, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Pelayanan kesehatan yang digelar di RT 04 RW 01 ini berlangsung hari ini dan selanjutnya akan dilanjutkan ke Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Fasilitas kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, asam urat, serta pengobatan gratis. Semua warga terdampak banjir dipersilakan memanfaatkan layanan tersebut tanpa persyaratan apa pun.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Melalui layanan kesehatan gratis ini, kami ingin memastikan warga yang menjadi korban banjir tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.
Reza menambahkan, langkah ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat pascabencana, meningkatkan kualitas hidup, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan di tengah situasi darurat maupun masa pemulihan.
Ia menegaskan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya hadir membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang cepat, tepat, dan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
Kehadiran tim kesehatan KAI di lokasi terdampak juga diharapkan dapat mempercepat pemulihan warga setelah banjir. “Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mendukung pemulihan kondisi kesehatan masyarakat,” katanya.
Reza berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi warga Tabing dan menjadi bagian dari upaya bersama memulihkan aktivitas masyarakat pascabanjir.
KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya melalui transportasi perkeretaapian, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang membawa dampak langsung bagi warga.
“Dengan kolaborasi berbagai pihak dan respons cepat terhadap kondisi darurat, kami ingin turut berperan dalam memperkuat ketahanan masyarakat di Sumatera Barat,” tutupnya.(des*)






