Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan yang sebelumnya terputus akibat banjir dan longsor di Aceh kini mulai dapat dilewati kembali. Upaya pemulihan dilakukan bersamaan dengan pengiriman berbagai fasilitas layanan dasar, termasuk mobil tangki air dan hidran umum untuk memenuhi kebutuhan air bersih para pengungsi.
“Kami memastikan masyarakat yang terdampak bencana bisa memperoleh layanan dasar yang aman dan memadai selama masa tanggap darurat,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan resmi, Sabtu (29/11/2025).
Kementerian PU telah mengerahkan dukungan peralatan serta dua Tim Tanggap Darurat ke wilayah terdampak. Tim pertama ditempatkan di Kabupaten Pidie Jaya dan beranggotakan 10 personel. Mereka membawa perlengkapan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang mengungsi.
Perlengkapan itu meliputi:
2 unit truk operasional
12 hidran umum
4 mobil tangki air untuk suplai air bersih
3 toilet portabel
1 truk penyedot tinja untuk mendukung sanitasi
Tim kedua ditugaskan di Kabupaten Pidie dengan kekuatan 8 personel. Mereka dilengkapi satu truk operasional, enam hidran umum, dua mobil tangki air, dan dua toilet portabel.
Dody menegaskan bahwa seluruh sarana yang dikirim bertujuan memastikan warga terdampak memiliki akses terhadap kebutuhan pokok—mulai dari air bersih, sanitasi, hingga fasilitas darurat lain—selama fase penanganan bencana.(BY)






