Jakarta – Mengonsumsi air lemon setiap hari memang sering diklaim baik untuk kesehatan dan dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa menimbulkan sejumlah efek samping yang berpotensi merugikan jika dilakukan tanpa kontrol.
Beberapa studi menyebutkan bahwa air lemon dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, menjaga hidrasi tubuh dengan baik, serta mendukung kelancaran metabolisme. Tingginya kandungan vitamin C pada buah lemon juga berperan dalam proses pemulihan jaringan tubuh.
Meski demikian, tidak semua orang cocok mengonsumsi air lemon secara rutin. Takaran yang terlalu banyak, kondisi tubuh tertentu, hingga cara penyajian yang kurang tepat bisa memicu masalah kesehatan.
Ahli diet Swathi Reddy menjelaskan bahwa meski air lemon punya banyak manfaat, konsumsi berlebihan justru bisa menimbulkan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Berikut sejumlah efek samping yang dapat muncul akibat sering mengonsumsi air lemon:
1. Kerusakan Enamel Gigi
Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang cukup tinggi. Paparan asam yang terus-menerus dapat mengikis enamel gigi, membuat gigi lebih sensitif dan rentan mengalami kerusakan. Untuk mengurangi risiko ini, minumlah menggunakan sedotan agar cairan tidak langsung kontak dengan gigi.
2. Memperparah Sariawan
Kendati vitamin C membantu pemulihan luka, sifat asam pada lemon justru dapat mengiritasi sariawan. Bila sedang mengalami luka pada mulut, sebaiknya hindari air lemon sementara waktu.
3. Gangguan Pencernaan
Asupan lemon yang terlalu sering dapat memicu sensasi terbakar di ulu hati, refluks asam lambung, mual, bahkan muntah. Penderita GERD disarankan membatasi konsumsi air lemon karena dapat memperburuk gejala.
4. Memicu Migrain
Kandungan tiramin pada lemon bisa menjadi pemicu sakit kepala atau migrain bagi sebagian orang. Jika Anda sering mengalami migrain, sebaiknya batasi konsumsi air lemon.
5. Risiko Kontaminasi Bakteri
Menggunakan irisan lemon langsung ke dalam minuman tanpa mencuci kulitnya dengan bersih dapat meningkatkan potensi paparan kuman. Lebih aman jika Anda hanya menggunakan air perasannya.
6. Dehidrasi
Lemon memiliki efek diuretik ringan yang dapat membuat tubuh lebih banyak membuang cairan. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup, risiko dehidrasi dapat meningkat.
7. Interaksi dengan Obat Tertentu
Beberapa jenis obat, seperti antibiotik atau obat tiroid, bisa berinteraksi dengan air lemon sehingga mengurangi efektivitas pengobatan atau menimbulkan efek samping lain. Bagi yang sedang menjalani terapi obat, lebih baik berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan air lemon sebagai konsumsi harian.
Kesimpulannya, meskipun air lemon memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif. Batasi porsinya dan sesuaikan dengan kondisi tubuh agar manfaatnya tetap optimal.(BY)






