Tekno  

Valve Luncurkan Steam Machine dan Steam Frame, Siap Guncang Pasar Konsol

Valve Umumkan Peluncuran Steam Machine, Konsol Game Saingan PlayStation dan XboX (Valve).
Valve Umumkan Peluncuran Steam Machine, Konsol Game Saingan PlayStation dan XboX (Valve).

Jakarta – Perusahaan gim asal Amerika Serikat, Valve, resmi memperkenalkan tiga perangkat keras terbaru yang siap meramaikan pasar gaming global. Produk baru tersebut meliputi Steam Machine, Steam Frame VR, dan Steam Controller generasi terbaru. Kehadiran Steam Machine bahkan digadang-gadang bakal menjadi pesaing langsung Xbox Series S dan PlayStation 5.

1. Steam Machine

Valve menyebut Steam Machine sebagai perangkat dengan performa yang “enam kali lebih kuat” dibandingkan Steam Deck. Menurut laporan PCMag, Jumat (14/11/2025), perangkat berbobot 2,4 kilogram ini dirancang sebagai komputer gaming ringkas berbentuk kubus berukuran 6 inci. Selain dapat digunakan di meja kerja, Steam Machine juga bisa dipasangkan langsung ke televisi.

Berbeda dengan PC konvensional, Steam Machine menjalankan sistem operasi SteamOS berbasis Linux, bukan Windows. Valve mengklaim perangkat ini telah dioptimalkan khusus untuk bermain gim PC dengan performa maksimal.

Performa real di lapangan memang masih diuji, tetapi IGN yang telah mencoba perangkat ini menyebutkan kemampuan grafisnya setara dengan GPU mobile Nvidia RTX 4060 atau AMD RX 7600. Digital Foundry memprediksi kekuatannya berada di antara Xbox Series S dan PlayStation 5, meski lebih dekat ke PS5.

Steam Machine dibekali chip khusus AMD yang menggabungkan CPU Zen 4 enam inti dengan kecepatan hingga 4,8GHz serta GPU RDNA 3 dengan 28 compute units dan VRAM GDDR6 8GB. Valve mengklaim perangkat ini mampu memainkan gim 4K 60fps berkat dukungan teknologi AMD FidelityFX Super Resolution (FSR).

Perangkat ini juga memiliki RAM DDR5 16GB, opsi penyimpanan SSD NVMe 512GB atau 2TB, serta slot microSD berkecepatan tinggi. Untuk konektivitas, Steam Machine menawarkan Wi-Fi 6E, port Ethernet, HDMI, dan DisplayPort. Dengan spesifikasi tersebut, Valve tampaknya siap menggebrak pasar konsol saat kompetitor seperti Xbox sedang tertinggal dari PS5 dan Nintendo Switch 2.

2. Steam Frame VR

Di sektor realitas virtual, Valve menyiapkan generasi penerus Valve Index yang diberi nama Steam Frame. Headset ini meninggalkan sistem kabel dan mengusung konsep “streaming-first”, memungkinkan gim VR dimainkan secara nirkabel dari PC ke headset melalui adaptor 6GHz plug-and-play berbasis USB.

Valve turut meningkatkan kualitas visual. Steam Frame memiliki resolusi 2.160 x 2.160 piksel per mata dengan refresh rate 72–144Hz, meningkat signifikan dari Valve Index yang hanya menawarkan 1.600 x 1.440 piksel dan 120Hz.

Selain dapat terhubung ke PC, Steam Frame juga bisa berjalan mandiri sebagai headset VR stand-alone. Perangkat ini ditopang prosesor Snapdragon 8 Gen 3, RAM 16GB LPDDR5X, dan penyimpanan 256GB atau 1TB. Valve menyebut desainnya dibuat ringan, seimbang, dan nyaman digunakan dalam waktu lama tanpa kabel maupun proses instalasi rumit.

Kedua perangkat baru tersebut kompatibel dengan Steam Controller edisi terbaru. Kontroler ini disebut sebagai aksesori paling fleksibel dari Valve, dilengkapi stik analog magnetik generasi baru yang dirancang untuk menghilangkan masalah drift. Setiap unit juga dilengkapi puck pengisi daya yang sekaligus berfungsi sebagai pemancar nirkabel.

Valve memastikan rangkaian produk terbaru ini akan mulai dipasarkan pada awal tahun mendatang.(BY)