Padang Pariaman, fajarharapan.id – Wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan kembali terlihat di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam. Jumat (31/10/2025), Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Padang Pariaman, Siska Primadona, menyerahkan bantuan modal usaha kepada Yulidawati, warga Korong Simpang Balai Kamih yang dikenal sebagai sosok ibu tangguh.
Dalam penyerahan bantuan tersebut, Siska turut didampingi Kabag Kesra Sekretariat Daerah Alkhaufa, Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinsos P3A Edra Lina, perwakilan Baznas Kabupaten Padang Pariaman Anton dan Muliadi, serta tenaga sosial di wilayah kerja setempat. Bantuan senilai Rp5 juta itu merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi perempuan yang digagas Baznas Padang Pariaman, bertujuan membantu warga perempuan prasejahtera agar dapat mandiri secara ekonomi.
“Ini merupakan kunjungan kami yang keempat kalinya. Kami datang kembali untuk melihat perkembangan usaha yang telah dirintis oleh Ibu Yulidawati, sekaligus menyerahkan bantuan tambahan agar usaha beliau bisa berkembang lebih baik,” ujar Siska saat menyerahkan bantuan di rumah Yulidawati. Ia juga mengapresiasi semangat dan ketekunan Yulidawati dalam membangun ekonomi keluarga meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurut Siska, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat peran perempuan dalam pemulihan ekonomi keluarga pascapandemi. “Alhamdulillah, perkembangan usaha Ibu Yulidawati cukup menggembirakan. Beliau mulai fokus mengembangkan usaha rumahan dan hasilnya sudah mulai terlihat. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi membantu warga seperti beliau,” tambahnya.
Kisah perjuangan Yulidawati memang menyentuh hati banyak pihak. Sejak suaminya tersangkut kasus hukum dan masih ditahan di Mapolres Padang Pariaman, ia harus memikul tanggung jawab penuh sebagai tulang punggung keluarga. Demi memenuhi kebutuhan ketiga anaknya, Yulidawati rela menjadi kuli dan mengumpulkan batu kali untuk dijual. Namun berkat arahan dan pendampingan dari Dinsos P3A, kini ia mulai menjalankan usaha rumahan kecil sebagai sumber penghasilan utama.
Pemerintah daerah juga memberikan pendampingan intensif agar usaha tersebut dapat berkembang lebih berkelanjutan. Tenaga sosial dari Dinsos P3A rutin melakukan pemantauan dan memberikan pelatihan sederhana mengenai manajemen keuangan serta pemasaran produk. Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi benar-benar menjadi modal kemandirian ekonomi bagi keluarga Yulidawati.
Sebelumnya, perhatian terhadap Yulidawati juga datang dari Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, yang telah meninjau langsung kediamannya beberapa minggu lalu. Dalam kunjungan itu, Nita turut menyerahkan bantuan sembako dan memberikan dukungan moral agar Yulidawati terus semangat menghadapi ujian hidup. Dukungan lintas sektor ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah berkomitmen kuat dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, terutama bagi perempuan yang menjadi tulang punggung rumah tangga.
Melalui bantuan ini, pemerintah berharap agar Yulidawati bisa terus memperluas usahanya dan menjadi contoh inspiratif bagi perempuan lain di Padang Pariaman. “Kami ingin menunjukkan bahwa setiap perempuan punya potensi untuk bangkit dan mandiri. Pemerintah siap hadir mendampingi,” pungkas Siska.(*)






