Jakarta – Jaecoo Indonesia resmi memperkenalkan SUV listrik terbaru mereka, Jaecoo J5 EV, yang sebelumnya sempat mencuri perhatian di ajang GIIAS 2025. Mobil listrik ini hadir dengan penawaran harga menarik, mulai dari Rp249,9 juta untuk tipe Standard dan Rp299,9 juta untuk tipe Premium. Harga tersebut berlaku khusus untuk 1.000 pembeli pertama dan sudah berstatus on the road (OTR) Jakarta.
Sebelumnya, saat masa pre-booking, harga Jaecoo J5 EV dibanderol jauh lebih tinggi, yakni Rp350 juta untuk varian Standard dan Rp450 juta untuk varian Premium. Penurunan harga signifikan ini menjadi strategi Jaecoo untuk memperluas jangkauan pasar mobil listrik di Indonesia.
Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menjelaskan bahwa kebijakan harga spesial ini merupakan langkah awal untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap merek Jaecoo.
“Kami ingin terlebih dahulu membangun kepercayaan pasar. Karena itu, kami berikan harga terbaik yang bisa kami tawarkan. Ini bukan soal perang harga, tapi soal posisi dan strategi kami di pasar,” ujar Zeng di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Zeng menambahkan, konsumen perlu merasakan langsung kualitas dan kenyamanan yang dihadirkan oleh Jaecoo J5 EV. Ia meyakini pengalaman berkendara akan menjadi faktor utama yang membuat calon pembeli jatuh hati.
“Kami yakin setelah mereka mencoba, performa dan kenyamanannya akan melampaui ekspektasi. Karena itu, kami tidak khawatir bersaing dengan harga, sebab setiap produk kami punya keunggulannya masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zeng menegaskan bahwa keputusan untuk bermain di segmen harga Rp200 jutaan tidak akan memengaruhi nilai jual kembali (resale value) mobil Jaecoo. Ia mencontohkan bahwa di pasar Eropa, merek ini sudah dikenal luas berkat kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover, yang menjadi dasar kuat bagi reputasi produknya.
“Di Eropa, Jaecoo sudah dikenal sebagai merek dengan kualitas tinggi. Untuk pasar Indonesia, kami masih baru, jadi fokus kami sekarang adalah membangun hubungan yang baik dengan konsumen,” tuturnya.
Ia juga optimistis terhadap prospek pasar kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, konsumen kini lebih terbuka terhadap merek baru, selama produk yang ditawarkan memiliki kualitas dan harga yang sepadan.
“Pasar mobil listrik masih terus berkembang. Konsumen sekarang tidak terlalu khawatir mencoba merek baru. Kami percaya nilai jual kembali Jaecoo J5 EV akan tetap kuat karena kualitasnya bisa dibuktikan,” pungkasnya.(BY)






