Fajarharapan.id – Kisah perjalanan karier Radja Nainggolan kembali menjadi sorotan setelah mantan gelandang top itu mengaku menyesal pernah memperkuat Timnas Belgia dan berharap bisa membela Indonesia, tanah leluhurnya.
Berdarah Batak dari Sang Ayah
Nainggolan dikenal sebagai salah satu pesepak bola berbakat yang pernah memperkuat klub-klub besar Eropa, seperti Cagliari, AS Roma, dan Inter Milan. Penampilannya yang energik dan penuh determinasi membuatnya sempat menjadi andalan di lini tengah Timnas Belgia.
Dalam karier internasionalnya, ia mencatat 30 penampilan dan mencetak enam gol untuk Belgia. Namun, tak banyak yang tahu bahwa Radja memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Marius Nainggolan, yang berasal dari suku Batak. Sementara sang ibu, Lizzy Bogaert, merupakan warga asli Belgia.
Dengan latar belakang tersebut, Radja sejatinya memiliki peluang besar untuk membela Timnas Indonesia jika sejak awal memilih jalur tersebut.
Penyesalan Usai Dicoret dari Belgia
Perasaan kecewa mulai muncul ketika Radja tak masuk dalam daftar skuad Belgia untuk Piala Dunia 2018. Keputusan pelatih Roberto Martinez saat itu membuatnya merasa diabaikan, meski telah berkontribusi besar di fase sebelumnya.
Dalam wawancara di podcast Take A Seat, pemain yang sempat memperkuat Bhayangkara FC di Liga 1 musim 2023–2024 itu melontarkan kritik keras kepada sang pelatih.
“Martinez bukanlah pelatih yang hebat. Belgia sebenarnya bisa meraih gelar jika dipimpin orang yang tepat. Tidak ada strategi yang jelas. Saat kami kesulitan, instruksinya hanya oper ke Hazard, De Bruyne, atau Lukaku,” ujarnya dengan nada kecewa.
Ingin Bela Indonesia
Kini, setelah pensiun dari sepak bola Eropa dan sempat mencicipi karier di Indonesia, Radja mengungkapkan penyesalannya karena tak pernah mengenakan seragam Garuda. Ia menilai bahwa Indonesia menunjukkan semangat juang dan rasa hormat tinggi terhadap para pemainnya.
“Sekarang saya berpikir, seandainya waktu bisa diulang, saya akan memilih membela Indonesia. Mereka punya rasa hormat luar biasa terhadap pemain dan perjuangan di lapangan,” ungkapnya.
Garuda Terus Tumbuh
Timnas Indonesia sendiri kini sedang menunjukkan perkembangan pesat di bawah generasi muda berbakat. Meski gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Arab Saudi dan Irak di babak keempat Kualifikasi Zona Asia, semangat skuad Garuda mendapat banyak pujian, termasuk dari sosok seperti Nainggolan.(BY)






