Sport  

Leo/Bagas Kalah Tipis, Langkah Terhenti di Hylo Open

Langkah ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus terhenti
Langkah ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus terhenti

Jakarta — Perjalanan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, harus terhenti di babak 16 besar Hylo Open 2025. Pasangan berjuluk “The Babies” itu takluk secara dramatis dari duo Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 9-21, 21-17, 20-22 pada laga yang digelar di Saarlandhalle, Saarbrücken, Kamis (30/10/2025) malam WIB.

Kekalahan tipis ini menjadi pukulan bagi Leo/Bagas yang sebelumnya tampil solid sejak babak awal turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut. Meski demikian, publik bulu tangkis Tanah Air tetap memberikan apresiasi atas permainan penuh determinasi yang ditunjukkan keduanya.

Gim Pertama: Tekanan Ketat dari Malaysia

Di gim pembuka, Man/Tee langsung tampil agresif dan memberi tekanan tanpa henti melalui serangan drive cepat dan permainan depan yang disiplin. Leo/Bagas tampak kesulitan keluar dari tekanan dan gagal menemukan ritme permainan. Alhasil, gim pertama berakhir dengan skor telak 9-21 untuk keunggulan wakil Malaysia.

Gim Kedua: Kebangkitan The Babies

Memasuki gim kedua, Leo/Bagas tampil jauh lebih agresif. Perubahan pola serangan dan permainan net yang lebih kreatif membawa angin segar bagi ganda Indonesia. Tekanan balik yang konsisten membuat Man/Tee kewalahan, dan gim pun berhasil diamankan Leo/Bagas dengan skor 21-17, memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim ketiga.

Gim Ketiga: Pertarungan Ketat, Hasil Akhir Tak Memihak

Drama terjadi di gim penentuan. Jual beli serangan berlangsung ketat sejak awal hingga posisi sempat menguntungkan Leo/Bagas yang memimpin 18-16. Namun konsistensi dan kesabaran pasangan Malaysia dalam reli panjang berhasil membalikkan keadaan.

Beberapa kesalahan kecil di momen krusial harus dibayar mahal oleh Leo/Bagas. Akhirnya, duel sengit tersebut dituntaskan Man/Tee dengan kemenangan tipis 22-20.

Meski harus angkat koper lebih cepat, performa yang ditampilkan Leo/Bagas menunjukkan potensi besar untuk bangkit dan bersaing di turnamen-turnamen selanjutnya. Semangat juang mereka tetap menjadi modal penting untuk menatap agenda kompetisi mendatang.(des*)