Blog  

Waspada Dehidrasi di Cuaca Panas, Ini 7 Minuman Terbaik untuk Jaga Cairan Tubuh

Sangat penting menjaga hidrasi tubuh saat cuaca panas dengan perbanyak minum air.
Sangat penting menjaga hidrasi tubuh saat cuaca panas dengan perbanyak minum air.

JakartaSuhu udara yang kian menyengat dalam beberapa waktu terakhir membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan. Kondisi ini dapat memicu dehidrasi, terutama jika asupan cairan tidak mencukupi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Hermina Karawang, dr. Yhan Batista, menjelaskan bahwa cuaca panas ekstrem dapat mempercepat proses penguapan cairan tubuh melalui keringat, terutama saat kelembapan udara rendah.

“Paparan suhu tinggi membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat, yang bisa berujung pada dehidrasi bila tidak segera digantikan,” ujar Yhan dalam keterangan tertulis, Senin (27/10).

Ia menambahkan, dehidrasi tidak hanya menimbulkan rasa haus, tetapi juga dapat menyebabkan pusing, lemas, dan penurunan konsentrasi. Oleh karena itu, menjaga cairan tubuh bukan sekadar kebiasaan, melainkan kebutuhan penting agar tubuh tetap berfungsi optimal di tengah cuaca ekstrem.

Pilihan Minuman untuk Mencegah Dehidrasi

Bagi sebagian orang, minum air putih dalam jumlah banyak sering terasa membosankan. Karena itu, beberapa jenis minuman lain dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menjaga hidrasi tubuh.

Ahli gizi Nina Olsen, pendiri Metabolic RDs, menjelaskan bahwa elektrolit dan karbohidrat alami membantu tubuh menyerap serta mempertahankan cairan lebih baik.
“Elektrolit seperti natrium, kalium, magnesium, dan kalsium berperan menarik air ke dalam sel tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan,” kata Olsen dikutip dari Good Housekeeping.

Berikut tujuh minuman yang dapat membantu tubuh tetap terhidrasi secara optimal:

1. Susu

Susu mengandung elektrolit alami seperti natrium, kalsium, dan magnesium, serta karbohidrat yang membantu mempertahankan cairan tubuh lebih lama.
Penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa susu bahkan bisa lebih efektif dari air dalam menjaga hidrasi hingga empat jam setelah diminum.
Disarankan memilih susu rendah lemak (1–2%) agar manfaatnya maksimal tanpa kelebihan kalori.

2. Air Soda Tanpa Gula (Seltzer)

Bagi yang ingin sensasi menyegarkan tanpa tambahan gula, air soda tanpa pemanis bisa menjadi alternatif. Kandungan karbon dioksidanya tidak mengganggu kadar hidrasi, meski konsumsi berlebihan bisa menyebabkan perut terasa kembung.
Batasi hingga dua atau tiga kaleng per hari dan imbangi dengan air putih.

3. Teh Herbal dan Teh Hijau

Teh herbal seperti chamomile, mint, atau rosehip bisa membantu menjaga cairan tubuh sambil memberikan efek relaksasi.
Teh hijau yang mengandung kafein juga tetap dapat menghidrasi selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa teh hijau setara dengan air putih dalam mengembalikan cairan setelah aktivitas ringan.

4. Minuman Isotonik

Minuman ini dirancang khusus untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat berolahraga atau terpapar panas.
Namun, perhatikan kadar gula di dalamnya—terlalu tinggi justru menghambat penyerapan cairan. Sebagai opsi lebih sehat, Anda dapat membuat versi rumahan dengan mencampurkan dua gelas air dingin, perasan setengah lemon, satu sendok teh madu, dan sedikit garam laut.

5. Air Matang Berkualitas

Meski paling sederhana, air matang tetap menjadi sumber hidrasi terbaik. Pastikan air yang dikonsumsi bersih dan aman.
Menurut Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis, air hasil proses distilasi multifiltrasi merupakan pilihan ideal karena terbebas dari kontaminan kimia maupun mikroorganisme.
Proses pemanasan hingga 110°C menghasilkan uap murni yang dikondensasikan kembali menjadi air bebas zat berbahaya.

6. Air Kelapa

Air kelapa dikenal kaya akan kalium dan karbohidrat alami yang menyegarkan. Meski kandungan natriumnya rendah, minuman ini tetap cocok untuk mengembalikan cairan setelah sakit atau aktivitas ringan.

7. Susu Kedelai

Untuk yang menghindari produk hewani, susu kedelai dapat menjadi alternatif sehat. Studi di Inggris menemukan bahwa profil elektrolit susu kedelai mirip dengan susu sapi, sehingga sama efektifnya dalam menjaga hidrasi tubuh.

Dengan memilih jenis minuman yang tepat dan mencukupi kebutuhan cairan setiap hari, tubuh dapat tetap bugar serta terhindar dari risiko dehidrasi di tengah cuaca panas yang terus meningkat.(BY)