Palembayan – Bupati Agam, Benni Warlis, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan takziah ke rumah duka almarhum Bahrun (70) di Mauah Hilir, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Selasa (21/10).
Kehadiran Bupati tidak hanya sebagai bentuk belasungkawa kepada keluarga almarhum, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meninjau langsung kondisi akses jalan menuju wilayah tersebut yang selama ini dikenal sulit dilalui, terutama pada musim hujan.
Diketahui, almarhum Bahrun sebelumnya mengalami sakit saat berada di rumah istri mudanya. Karena kondisi yang terus menurun, ia kemudian dibawa ke rumah anaknya dari istri pertama, Mawarni. Namun, sebelum sempat mendapatkan perawatan lebih lanjut, almarhum menghembuskan napas terakhirnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Benni Warlis menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kaba buruak bahambauan, kaba baik di himbauan. Putiah kapeh dapek diliek, putiah hati bakaadaan. Mohon diterima untuk pengganti kain kafan nan sacabiak,” ucapnya sembari menyerahkan tanda duka kepada keluarga almarhum.
Ungkapan tersebut mencerminkan empati dan ketulusan Bupati dalam menyampaikan belasungkawa, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk saling peduli dan mempererat solidaritas, khususnya di saat berduka.
Menanggapi kabar yang beredar mengenai sulitnya akses pelayanan kesehatan bagi almarhum, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Hendri Rusdian, memberikan klarifikasi.
“Almarhum mulai sakit sejak Kamis di rumah istri mudanya. Pada Sabtu, beliau dijemput anaknya untuk dibawa ke rumah keluarga dari istri pertama. Memang, jalur dari rumah istri muda menuju rumah anaknya tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga warga menandu beliau secara bergotong-royong. Namun dari rumah anaknya, kendaraan roda empat, termasuk ambulans, sebenarnya bisa sampai,” jelas Hendri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrizon, menambahkan bahwa panjang ruas jalan dari Simpang Salareh Aia menuju Mauah Hilir mencapai sekitar 7 kilometer. Dari jumlah itu, 5,4 kilometer merupakan jalan kabupaten, sementara sisanya melewati kawasan hutan lindung yang berada di luar kewenangan pemerintah daerah.
“Sejumlah titik mengalami kerusakan cukup berat, sehingga menyulitkan kendaraan, termasuk ambulans. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar akses ke Mauah Hilir dapat diperbaiki, sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan layanan dasar, terutama kesehatan,” ujarnya.
Bupati Benni Warlis menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan infrastruktur, khususnya di daerah-daerah terpencil seperti Palembayan.
“Kami tidak ingin ada warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena jalan yang rusak. Pemerintah akan mencari langkah-langkah yang memungkinkan agar akses ke wilayah ini bisa diperbaiki, meskipun sebagian berada di kawasan hutan lindung,” tegasnya.
Kunjungan Bupati Agam ke rumah duka almarhum Bahrun bukan hanya bentuk belasungkawa, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung persoalan di lapangan, dan berupaya menghadirkan solusi demi kesejahteraan warga di pelosok daerah.(des*)






