Padang – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil melakukan dua evakuasi ular di lokasi berbeda pada Rabu (8/10). Kedua insiden terjadi di Kecamatan Koto Tangah dan Padang Timur, berhasil ditangani dengan aman tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan. Keberadaan ular sempat menimbulkan kekhawatiran warga setempat.
Kejadian pertama dilaporkan oleh Yulia Dewi (62) sekitar pukul 02.05 WIB. Ia menemukan seekor ular masuk ke dapur rumahnya di Jalan Perumahan LB. Gading Permai VI Blok H/16, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah. Menanggapi laporan tersebut, satu unit armada Damkar langsung dikerahkan.
Tim tiba di lokasi pukul 02.22 WIB dan mengevakuasi ular dalam waktu kurang lebih sembilan menit. Tidak ada korban maupun kerusakan, dan ketiga penghuni rumah selamat.
Kabid Operasional Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa tujuh personel diturunkan untuk menangani kasus ini. “Begitu laporan masuk, petugas segera bergerak dan berhasil mengevakuasi ular dari dapur dengan aman,” ujar Rinaldi.
Beberapa jam kemudian, kejadian serupa terjadi di Padang Timur. Jusmaneli (55) melaporkan seekor ular masuk ke gudang rumahnya di Jalan Kampung Baru Air Camar No.36, Kelurahan Parak Gadang Timur, sekitar pukul 09.25 WIB. Ular tersebut bersembunyi di dalam lemari bekas.
Satu unit armada dari Peleton B beserta delapan personel dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba pukul 09.33 WIB dan berhasil mengevakuasi ular pada pukul 09.45 WIB tanpa insiden.
Rinaldi menekankan bahwa kecepatan respons petugas merupakan bentuk komitmen Damkar Padang dalam memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat. “Kami selalu siap siaga 24 jam, baik untuk kebakaran maupun evakuasi hewan liar,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga agar tetap waspada, terutama pada musim hujan ketika hewan seperti ular cenderung mencari tempat berlindung di pemukiman. “Jika menemukan hewan berbahaya, segera hubungi Call Center Padang Sigap 112 agar dapat ditangani secara aman oleh petugas,” tutup Rinaldi.(da*)






