Aceh  

Disperindagkop Gelar Penyerahan Bantuan Hibah untuk UMKM Aceh Singkil

Singkil,fajarharapan.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) Aceh Singkil menggelar acara penyerahan bantuan hibah barang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di halaman kantor setempat, Jumat (3/10/2025) pagi.

Acara dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, dihadiri Bupati Aceh Singkil Safriadi (Oyon) bersama Wakil Bupati, Ketua PKK, para asisten, kepala SKPK, Camat Singkil, Keuchik Pulo Sarok, penerima manfaat, dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Malim Dewa, mengatakan ada sebanyak 312 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan menerima bantuan hibah berupa perlengkapan usaha.

“Diaantaranya berupa mesin cuci, Steling gerobak usaha, kompor gas, pencetak cup, mesin jahit, dan peralatan lain yang mendukung sektor home industri,” kata Malim.

Malim juga menyampaikan permohonan maaf atas adanya keterlambatan proses penyaluran bantuan.

Hal itu, katanya, dikarenakan prosedur administrasi yang harus dilalui, mulai dari pengajuan proposal oleh keuchik, pengesahan camat, hingga verifikasi dan penandatanganan oleh bupati.

Sementara Dalam sambutannya, Bupati Safriadi Oyon menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah.

“Ketika UMKM kuat, maka ekonomi daerah juga kuat. Kuncinya adalah pengembangan akses pasar, koneksi, dan sinkronisasi agar bantuan tepat sasaran dan bisa mandiri,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan, melainkan dikelola dengan baik sebagai stimulus untuk mengembangkan usaha.

“Bantuan ini diberikan kepada yang hadir dan benar-benar membutuhkan. Kami berharap dapat dikelola secara optimal, penuh tanggung jawab, dan menjadi contoh bagi UMKM lainnya,” tambahnya.

Selain itu, tambahnya saat itu kondisi masih dalam keadaan Pemilu. Tentunya ditahannya pembagian agar tidak ada terindikasi politik.

Selain penyerahan bantuan hibah, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

Di akhir sambutannya, Safriadi menegaskan komitmennya dalam membangun Aceh Singkil.

“Saya ingin membangun Aceh Singkil. Tapi kalau ada yang mencoba merusak atau menggerogoti, akan saya pindahkan ke Pulau Banyak,” tegasnya.

Kemudian, untuk bagian Dinas Perikanan akan dilakukan bantuan juga dalam waktu dekat ini. “Kurang lebih tiga hari lagi kita juga akan bagikan bantuan untuk nelayan,” ujarnya.

Untuk mengambil berkah, momen itu sebelumnya melakukan pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim di Kampung Pulo Sarok.*