Tiga Jembatan Rp10,5 Miliar di Padang Pariaman Diresmikan Akses Ekonomi Warga Lancar

Padang Pariaman – Rasa lega kini menyelimuti masyarakat Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Akses vital yang sempat terputus akibat ambruknya Jembatan Batang Sani akhirnya kembali berdenyut.

Jembatan baru yang berdiri megah diatas aliran sungai Batang Sani itu, pada Senin (29/9/2025), diresmikan, sekaligus menandai peresmian dua jembatan lainnya. Yakni Jembatan Sungai Kubaan dan Jembatan Pinang di Kecamatan Nan Sabaris.

Pembangunan tiga jembatan dengan nilai total Rp10,5 miliar ini digelontorkan melalui Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran Sekretaris Utama (Setama) BNPB Rustian bersama jajaran, disambut langsung Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, unsur Forkopimda, hingga para wali nagari.

Bupati John Kenedy tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Saya bangga dan berterima kasih kepada BNPB atas dukungan penuh dalam membangun jembatan ini. Terima kasih juga kepada Bupati Suhatri Bur ketika itu, yang turut memperjuangkannya ke Pusat,” tegas dia.

Setama BNPB, Rustian mengingatkan agar fasilitas ini dijaga bersama. “Gunakan sebaik-baiknya untuk menunjang aktivitas masyarakat, dan mari rawat agar berumur panjang,” harapnya menegaskan.

Tokoh masyarakat Tandikek, H. Idris Dt. Mudi, bahkan menyebut jembatan ini sebagai “urat nadi ekonomi warga”.

“Kehadirannya sangat dibutuhkan untuk kelancaran perdagangan dan transportasi. Terima kasih BNPB dan Bupati yang telah peduli memperjuangkannya,” ucap Haji Idris.

Sebagaimana diketahui, Jembatan Batang Sani ambruk pada 2 April 2024 akibat derasnya arus sungai. Peristiwa tersebut sempat melumpuhkan mobilitas masyarakat, hingga akhirnya pemerintah pusat turun tangan.

Kini, tiga jembatan sekaligus telah menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat pedesaan Padang Pariaman.(r-bay).