Sport  

4 Pemain Keturunan yang Bisa Perkuat Indonesia di Piala Dunia 2026

Patrick Kluivert wajib menaturalisasi 4 pemain keturunan ini jika Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026.
Patrick Kluivert wajib menaturalisasi 4 pemain keturunan ini jika Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026.

Fajarharapan.id – Timnas Indonesia berpeluang besar mencatat sejarah dengan tampil di Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Patrick Kluivert akan otomatis melangkah ke putaran final jika berhasil menutup babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebagai juara Grup B pada periode 9–15 Oktober 2025.

Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut akan mempertemukan Garuda dengan lawan-lawan tangguh sekelas Argentina, Brasil, Inggris, hingga Prancis. Menghadapi tim-tim dengan kualitas kelas dunia, pertahanan menjadi sektor yang harus benar-benar diperkuat.

Kapten Timnas Lebanon, Mohamad Haidar, bahkan pernah menyinggung bahwa tim dengan level seperti Indonesia lebih realistis tampil disiplin bertahan saat bersua negara-negara elite. “Sulit untuk terus bermain menyerang penuh selama 90 menit. Situasi itu kemungkinan besar akan dialami Indonesia saat berhadapan dengan tim besar di Piala Dunia,” ujarnya.

Meski lini belakang Indonesia sudah cukup solid, masih ada ruang untuk perbaikan. Beberapa pemain keturunan dengan kualitas Eropa dapat dipertimbangkan untuk proses naturalisasi. Berikut empat nama yang dinilai bisa menjadi tambahan penting bagi pertahanan Garuda:

1. Pascal Struijk (Leeds United)

Bek berpostur 190 cm ini bisa menjadi tandem sempurna bagi Jay Idzes di jantung pertahanan dalam skema 4-2-3-1. Struijk merupakan pilar Leeds United dan kerap tampil penuh di Premier League musim ini. Dengan nilai pasar mencapai 18 juta euro (Rp351,7 miliar), ia diyakini akan menjadi sosok vital jika bergabung ke Timnas Indonesia.

2. Jenson Seelt (VfL Wolfsburg)

Seelt sempat mencatat menit bermain bersama Sunderland di Premier League sebelum dipinjamkan ke klub Bundesliga, VfL Wolfsburg. Di usia 22 tahun, bek berdarah Belanda ini berpotensi menjadi investasi jangka panjang untuk pertahanan Indonesia.

3. Jayden Oosterwolde (Fenerbahce)

Saat ini posisi bek kiri sudah diisi Calvin Verdonk, namun Oosterwolde tetap penting untuk dipertimbangkan. Pemain Fenerbahce ini bisa berperan ganda sebagai bek kiri maupun bek tengah. Nilai pasarnya menembus 13 juta euro (Rp250 miliar). Bahkan, awal 2025 lalu, staf kepelatihan Timnas Indonesia dikabarkan sempat melakukan pendekatan langsung ke Turki.

4. Tristan Gooijer (PEC Zwolle)

Nama Gooijer sudah lama dikaitkan dengan PSSI. Pemain jebolan akademi Ajax ini bahkan memiliki tato bertuliskan “keluarga” sebagai simbol kedekatannya dengan Indonesia. Saat ini ia masih dalam masa pemulihan cedera lutut, namun jika kembali fit, bek muda ini bisa menjadi andalan jangka panjang Timnas Indonesia.

Dengan tambahan amunisi di lini pertahanan lewat naturalisasi pemain keturunan, Timnas Indonesia bisa lebih siap menghadapi kerasnya persaingan di Piala Dunia 2026.(BY)