Solok  

Drainase Kota Solok Dinormalisasi untuk Cegah Genangan

Banjir Rendam Pemukiman
Banjir Rendam Pemukiman

Solok – Untuk mencegah terulangnya banjir yang menggenangi pemukiman warga, Pemerintah Kota Solok akan melakukan normalisasi saluran air di sejumlah titik rawan.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan dengan pemasangan tanggul serta pembangunan box culvert atau plat duiker.

“Dengan adanya tanggul, air saat musim hujan bisa lebih terkendali dan tidak meluap ke rumah warga,” ujarnya.

Ia menegaskan, normalisasi saluran akan dilaksanakan secara berkesinambungan agar sistem drainase kota berfungsi maksimal. Selain itu, diperlukan koordinasi lintas sektor, khususnya di bawah arahan Kalaksa BPBD Kota Solok, untuk penanganan yang lebih terpadu.

Ramadhani juga mengingatkan masyarakat di wilayah rawan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Kami berharap warga ikut menjaga kebersihan saluran air agar tetap lancar, sehingga potensi banjir di musim hujan bisa ditekan,” tambahnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Solok pada Minggu (28/9/2025) mengakibatkan banjir di beberapa lokasi.

Kalaksa BPBD Kota Solok, Herman, menjelaskan bahwa genangan terjadi di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Sejumlah kawasan terdampak antara lain Perumahan Nusa Indah 2 Sawah Piyai RT01/RW05, Gardu Induk PLN RT02/RW05, Palo Koto RT01/RW02, Jalan Kopral Darwis RT02/RW04, serta Ulu Aie RT01/RW03, Bandar Pandung, Kelurahan Tanah Garam.

“Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang memicu luapan Sungai Batang Gawan dan aliran irigasi di sekitar wilayah tersebut, sehingga rumah warga ikut terendam,” ungkapnya.(des*)