Painan, fajarharapan.id – Jasa Raharja Sumatera Barat menggelar apel pagi yang dirangkai dengan sosialisasi keselamatan berlalu lintas di halaman RSUD Dr. M. Zein Painan, Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang penyampaian himbauan larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya.
Apel tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan rumah sakit, para dokter, tenaga kesehatan, hingga seluruh pegawai RSUD Dr. M. Zein Painan. Kehadiran Jasa Raharja di lingkungan rumah sakit ini mendapat sambutan hangat karena dianggap relevan dengan profesi tenaga medis yang juga kerap menjadi garda terdepan penanganan korban kecelakaan lalu lintas.
Dalam acara ini, Fadhil Iqbal dari Jasa Raharja Sumatera Barat tampil sebagai narasumber bersama Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, AKP Ade Saputra, SH., MH. Keduanya memberikan paparan tentang disiplin berlalu lintas, kewajiban menggunakan alat pelindung diri saat berkendara, serta pentingnya mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Menurut pemaparan, kendaraan ini belum memenuhi standar keamanan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan bahaya, baik bagi penggunanya maupun bagi pengendara lain.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan, Jasa Raharja menyerahkan sejumlah helm kepada peserta apel. Aksi simbolis ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus contoh pentingnya penggunaan helm saat berkendara, bukan hanya bagi tenaga kesehatan tetapi juga masyarakat luas.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara Jasa Raharja, RSUD Dr. M. Zein, serta Polres Pesisir Selatan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya tertib berlalu lintas.
“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak rumah sakit dan jajaran kepolisian yang telah berpartisipasi aktif. Edukasi seperti ini sangat penting agar kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ujar Teguh.
Menurutnya, kegiatan apel yang dipadukan dengan sosialisasi keselamatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bagian dari upaya preventif yang harus terus dilanjutkan secara berkesinambungan. Edukasi yang menyasar berbagai lapisan masyarakat diyakini akan memberi dampak positif dalam jangka panjang.
Jasa Raharja sendiri tidak hanya berfokus pada pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga aktif melakukan berbagai program pencegahan. Sosialisasi keselamatan jalan raya menjadi salah satu program prioritas agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga keselamatan diri.
Kegiatan di RSUD Dr. M. Zein Painan ini menjadi contoh nyata bahwa peran seluruh elemen, termasuk tenaga kesehatan, sangat penting dalam menyebarkan pesan keselamatan. Dengan melibatkan mereka, diharapkan gaung tertib berlalu lintas semakin meluas ke tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Jasa Raharja Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya saat terjadi musibah, tetapi juga dalam upaya membangun budaya aman dan tertib di jalan raya demi keselamatan bersama.(*)






